​AMBL Minta Polres Bangkalan Jangan Peti Eskan Kasus Koruptor Raskin

Bangkalan, Maduracorner.com – Ratusan massa yang mengaku dari Aliansi Masyarakat Banyoning Laok (AMBL) Desa Banyoning Laok Kecamatan Geger Kabupaten Bangkalan, Madura, Jatim. Gelar unjuk rasa (unras) di Mapolres Bangkalan, AMBL minta agara Polres Bangkalan jangan peti es kan kasus koruptor dan penyelewengan bantuan beras miskin (raskin) yang dilakukan mantan kepala desa (kades) Desa Banyoning Laok, M tidam melindungi mantan kepala desa (kades) Desa inisial M. 
“Kami minta Kapolres Bangkalan memberi penjelasan tentang status hukum mantan Kades Banyoning Laok,” ujar korlap AMBL, Holip, Senin, (26/9/2016).   
Menurut Holip, kasus penyelewengan raskin yang dilakukan oleh mantan kades M sebenarnya sudah lama. Tepatnya terjadi pada tahun 2009 silam. Tetapi entah mengapa kasusnya hingga sekarang terkatung-katung dan mangkrak. Bahkan antara Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangkalan dengan Polres Bangkalan, seakan-akan saling lempar tanggung jawab.
“Saya minta pak Kapolres Bangkalan tegas terhadap kasus penyelewengan beras raskin yang dilakukan mantan kades Banyoning Laok,” terang Holip  
Sementara itu, Kapolres Bangkalan AKBP Anissullah M.Ridha yang akrab dipanggiil pak Anis menyambut baik aspirasi dari AMBL tersebut. Berkas kasus penyelewengan beras raskin akan ditindak lanjuti. Cuma karena masalah kasusnya sudah terbilang lama. Maka pihak Polres Bangkalan harus menggali data lebih dalam lagi melalui tahapan penyelidikan dan penyidikan secara hati-hati dan bisa dipertanggung jawabkan. 
“Saya minta masyarakat Banyoning Laok bersabar. Biarkan kasus ini nantinya berproses secara hati-hati dan bisa dipertanggung jawabkan. Harapan saya pemeriksaan orang lama jangan dipolitisir ke urusan pilkades,” pungkas pak Anis. 
Penulis : Yayans

By : Jiddan 

Email Autoresponder indonesia