​Berlibur di Bukit Kapur Jaddih, Mahasiswa Surabaya Jadi Korban Begal

Rizky Kusnadi korban begal saat dirawat di RSUD Syamrabu Bangkalan.

Bangkalan, maduracorner.com – Sungguh malang nasib yang dialami Rizky Kusnadi (20) warga Surabaya. Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Surabaya (STIESIA) ini menjadi korban pembegalan usai mengunjungi wisata Kolam Goa Pote di Desa Parseh Kecamatan Socah Bangkalan, Sabtu (11/2/2017).

Kronologisnya, korban yang mengendarai sepeda motor Honda Vario bersama pacarnya hendak pulang ke Surabaya usai menikmati keindahan bukit bekas galian batu kapur itu. Namun, saat melintasi jalan di Desa Langkap korban dihadang lima orang komplotan begal sadis.

“Saya dipepet dan langsung dibacok. Padahal saya tidak melawan,” jelas Rizky saat ditemui di RSUD Syamrabu Bangkalan.

Akibat sabetan senjata tajam begal itu, korban mendapat perawatan intensif karena menderita luka parah di lengan tangan kiri. Bahkan, urat syaraf di dua jari korban putus dan harus segera menjali operasi.

“Lukanya sangat dalam, daging di lengan kiri saya mengelupas,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Anton Widodo menjelaskan saat menerima informasi kejadian kasus pencuriaan dengan kekerasaan tersebut, pihaknya langsung mengerahkan anggota untuk mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

“Kejadiannya sekitar pukul 14.30 wib. Motor korban dibawa kabur pelaku. Kami akan cari pelakunya,” ucapnya.

Menurutnya, saat ini kasus tersebut tengah dilakukan penyelidikan dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi. Korban juga sudah menyebutkan ciri-ciri lima orang pelaku yang menggunakan tiga sepeda motor.

“Akses ke wisata bukit kapur ini memang sangat rawan. Kami imbau agar berhati-hati dan usahakan jangan sendirian tapi secara bergerombolan kalau mau jalan-jalan,” tandasnya. (*)
Penulis: Heriyanto Ahmad

Editor: Achmad

Email Autoresponder indonesia