​Perempuan Tak Cukup Bermodal Cantik

3767 views

Yunita Purnamasari, ajudan ibu Wakil Bupati Bangkalan


Bangkalan, maduracorner.com – Berwajah anggun, memiliki kulit putih dan murah senyum menjadi ciri khas Yunita Purnamasari. Ya, memang tidak sulit untuk mengenali sosok ajudan ibu Wakil Bupati Bangkalan ini.

Namun kecantikan yang dia miliki tidak lantas membuat perempuan kelahiran 26 Juni 1991 itu merasa bangga. Baginya, perempuan masa kini tidak cukup hanya bermodal cantik karena dunia terlalu keras untuk dijalani.

“Tampil mempesona saja tidaklah cukup. Memiliki kemampuan yang mumpuni itu tak kalah pentingnya. Semakin cerdas seorang perempuan, semakin mudah untuk menaklukkan dunia,” kata Nita.

Menurut alumnus Ngudia Husada Madura ini perempuan tampil cantik tidak salah. Akan tetapi perlu diingat bahwa dikagumi karena prestasi jauh lebih membanggakan dibandingkan hanya mendapat pujian karena kecantikan semata.

“Kecantikan yang dibalut dengan wawasan luas semakin membuat perempuan terlihat lebih mengagumkan,” ucapnya tersenyum.

Perempuan cantik yang memiliki bakat bernyanyi ini tidak pernah bermimpi menjadi ajudan ibu Wakil Bupati Bangkalan. Namun, takdir Tuhan berkata lain. Dia dituntut menjalankan tugas yang sangat jauh dari disiplin ilmu yang ditekuni.

“Keahlian saya dibidang tenaga kesehatan. Tapi diterjunkan sebagai seorang ajudan. Tentu menjadi tantangan berat yang mengharuskan saya banyak belajar,” papar Nita.

Awal bekerja sebagai ajudan, perempuan asal Desa Keleyan Socah ini sempat merasa kebingungan menjalani tugas dan tanggung jawabnya. Ia sadar jika semua membutuhkan proses dan pengorbanan yang tidak mudah. Berbekal kemauan belajar yang kuat ia mampu beradaptasi dalam mengemban tugas baru diamanahkan.

“Yang awalnya berkomunikasi dengan pasien harus berubah berkomunikasi dengan orang-orang penting. Dan saya menikmati proses itu,” tutur istri anggota TNI AL Surabaya ini.

Sekalipun kesehariannya sebagai ajudan bukan berarti Nita melupakan profesinya sebagai tenaga kesehatan. Ia tetap menjaga kemampuannya dibidang medis dengan tetap belajar dan memperaktekan disaat tidak lagi bertugas sebagai ajudan.

“Kalau sudah selesai menjabat sebagai ajudan saya akan kembali lagi bertugas di RSUD Syamrabu Bangkalan, karena SK masih disana,” imbuhnya.

Diakhir perbincangan dengan wartawan Maduracorner.com. Nita berpesan kecantikan itu biarlah menjadi anugerah dan fitrah seorang perempuan. Yang lebih penting adalah bagaimana mengisi hidup yang singkat ini menjadi semakin berguna bagi orang lain.(*)
Penulis: Heriyanto Ahmad

Editor: Achmad

Email Autoresponder indonesia