​PWI Bangkalan Kawal Kasus Penganiayaan Wartawan

3134 views

Bangkalan, Maduracorner.com – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bangkalan, Jimhur Saros, berjanji kawal kasus kekerasan (penganiyaan dan pemukulan) terhadap salah satu wartawan harian media cetak tiga hari yang lalu. Hal itu disampai Jimhur Saros (Bang Jim) usai menyaksikan runutan rekontruksi kasus kekerasan terhadap wartawan Radar Madura (Jawa Pos) Biro Bangkalan, Ghinan Salman di kantor PU Bina Marga Pengairan Bangkalan, Jum’at, (23/9/2016).

“PWI Bangkalan akan terus mengawal kasus ini dan memantau sejauh mana proses penyidikan ini berjalan. Jangan sampai harap kasus ini dipeti eskan dan harus ada kesimpulan akhir baik dari hasil rekonstruksi maupun dari hasil visum et repertum korban,” paparnya.
Menurut Bang Jim, kejadian tersebut hendaknya dijadikan pembelajaran bagi semua PNS di jajaran Pemkab. Bangkalan. Kedepan Jimhur Saros mengimbau agar kejadian pemukulan dan intimidasi kepada jurnalis tidak terulang kembali di Bumi Bangkalan.
“Harus dipahami, wartawan dalam menjalankan tugasnya dilindungi oleh Undang-Undang No.40 tahun 1999 tentang pers,” terangnya.
Bang Jim menambahkan, saat ada suatu perbuatan yang menjurus ke arah pidana. Semua persoalan akan diserahkan kepada pihak Polres Bangkalan, sesuai hasil visum dan hasil rekonstruksi yang ada.
“Kita tunggu kesimpulan resmi dari pihak aparat Polres Bangkalan, apakah proses pemukulan dan penganiayaan wartawan tersebut masuk katagori tindak pidana ringan atau tindak pidana berat,” tandasnya.
Sementara itu, Kapolres Bangkalan, AKBP Anissullah M.Ridha dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Adi Wira Prakasa mengatakan, pihaknya belum bisa menyimpulkan hasil kasus tersebut, Termasuk masih menunggu hasil visum et repertum korban dan hasil kesimpulan rekonstruksi yang sudah dilakukan.
“Hingga saat ini hasil visum et repertum dari RSUD Syamrabu Bangkalan belum keluar dan mengkaji hasil rekonstruksi ini, apakah dilakukan oleh satu orang atau lebih. Intinya kami akan berusaha secepatnya menyelesaikan kasus ini sehingga tidak sampai berlarut-larut,” pungkasnya.
Penulis: Yayans

By : Jiddan 

Email Autoresponder indonesia