16 Ribu Warga Pamekasan Masih Buta Huruf

326 views

Kepala Bidang PAUD Formal dan Informal Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pamekasan, Suyud. (FOTO: Mohammad H)

PAMEKASAN, MADURACORNER.COM– Tahun 2019, sebanyak 16 ribu warga Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, masih menyandang status buta huruf. Jumlah ini, mengalami penurunan dibandingkan tahun 2018.

“Tahun lalu penyandang buta huruf sekitar 17 ribu warga,” kata Kepala Bidang PAUD Formal dan Informal Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pamekasan, Suyud, Senin (18/2/2019).

Menurutnya, angka penyandang status buta huruf di Kabupaten Pamesakan tergolong tinggi. Apalagi, jumlahnya mencapai 16 ribu orang. Tahun ini, Disdik fokus terhadap program pengentasan buta huruf melalui Keaksaraan Fungsional (KF).

“Target utama pengentasan di daerah pantura, karena yang paling banyak warga yang berstatus buta huruf berada di kecamatan Batumarmar dan Pasean,” ucap Suyud.

Tingginya jumlah penyandang buta huruf itu, mendapat perhatian dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan. Masalah ini, diharapkan bisa dituntaskan oleh pemerintah yang baru.

“Nanti kita lihat sejauh mana keterlibatan pemerintah yang baru melalui program-program yang akan dilakukan selama lima tahun,” terang Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan, Sahur. (*)

Penulis: Mohammad H

Editor: Riyan Mahesa