27 Santri Keracunan Usai Ikuti Upacara Kemerdekaan

1080 views
image

27 Santri Keracunan Usai Ikuti Upacara Kemerdekaan

Pamekasan, Maduracorner.com – Sebanyak 27 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Annasyiin Desa Grujugan Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan mengalami keracunan usai mengikuti upacara hari kemerdekaan RI, Senin (17/8/2015).

Menurut Nasiruddin salah satu pengurus pondok, para santri putri keracunan setelah menggunakan obat pembasmi serangga “Lannate” untuk membasmi kutu rambut. Semua santri yang keracunan berada di dalam satu asrama pondok.

“Karena hari libur katanya ingin mengobati kutu yang ada di rambutnya, mereka sumbangan membeli obat tersebut,” kata Nasiruddin kepada wartawan.

Dikatakan Nasiruddin, santri yang menggunakan obat tersebut sebenarnya tidak tahu khasiat atau efek samping dari obat yang digunakan. Sebab mereka pertama kalinya menggunakan obat tersebut untuk membasmi kutu rambut.

“Mereka tidak tahu bahayanya kalau itu obat keras. Karena mungkin banyak yang punya kutu mereka coba-coba pakai obat tersebut,” sambungnya.

Nasiruddin menambahkan, obat pembasmi kutu tersebut sudah digunakan atau diusapkan kepada rambut para santri. Sebagian santri sudah keramas dan  belum keramas. Kemungkinan santri tidak kuat dengan aroma obat.

“Obatnya tidak dimakan, cuma tidak kuat dengan baunya langsung mengeluh mual-mual dan pusing,” tambahnya.

Dikatakan Nasirudin, semua santri yang keracunan sudah mendapatkan perawatan medis, diantaranya 16 santri dirawat di Puskesmas Tlanakan, 9 santri di Rumah Sakit Paru, dan 2 santri dirawat di RSUD dr. Slamet Martodirjo Pamekasan.

         
Penulis : Fatahilah Kamali。             Editor : Altsaqib

Email Autoresponder indonesia