3 Ruang KBM dan 1 Gedung Laboratorium SMPN 1Galis Rusak Parah

 

Gedung yang terdiri dari 3 kelas rusak parah. foto : yan/mc.com

Gedung yang terdiri dari 3 kelas rusak parah. foto : yan/mc.com

SMPN 1 Galis Rusak Parah | Oleh : Aryan

Maduracorner.com, Bangkalan– 3 ruang Kelas Belajar Mengajar (KBM) dan 1 gedung laboratorium SMPN 1 Galis Kecamatan Galis rusak parah.

“Kasihan anak-anak mas, karena tidak bisa konsentrasi belajar saat hujan turun lebat disertai angin kencang. Apalagi gentengnya banyak yang bocor dan diterbangkan angin, percikan air hujan yang terbawa angin kerap masuk ke ruang kelas,” ujar Hairul anggota Komite Sekolah SMPN 1 Galis, Senin (28/1/2013).

Menurut dia, satu lokal gedung yang terdiri dari 3 ruang belajar kelas VII A, VII B dan VII C itu merupakan bangunan pertama sejak SMPN 1 Galis didirikan, tepatnya pada tahun 1986 silam. Ironisnya, bangunan tua itu belum pernah sekalipun mendapat bantuan rehab.

Tak heran, jika dinding (tembok) pembatas antara kelas  VII A, VII B dan VII C yang sudah roboh itu kini hanya diganti dengan triplek yang sudah kusam warnanya. Lebih parah lagi, selain dinding bangunan yang sebagian besar sudah retak, kusen jendela juga banyak keropos karena dimakan rayap. Bahkan keramik lantai dalam dan luar kelas juga ikut-ikutan rusak dimakan usia.

Yang lebih menyedihkan, gedung laboratorium yang dibuat bersamaan dengan berdirinya SMPN 1 Galis,  saat ini kondisinya tak layak karena nyaris roboh.

“Bagaimana anak-anak kita harus praktek di laboratorium itu dengan tenang?,” keluh Hairul.

Kepala Sekolah SMPN 1 Galis, Moh. Sadali kepada MC.com mengatakan, bahwa sudah setahun lalu pihaknya mengajukan usulan rehab gedung yang rusak tersebut ke Kementerian Pendidikan melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bangkalan). Usulan itu meliputi rehab total baik 3 ruang kelas maupun 1 gedung laboratorium.

“Rencananya bantuan untuk rehab kedua gedung yang rusak itu turun pada tahun 2012 silam. Tapi entah mengapa bantuan rehab yang diambilkan lewat APBN-P tersebut, batal diberikan,” ungkap Sadali.

Sementara itu, Kepala Disidik Bangkalan melalui Kabid. Sarana dan Prasarana, Bambang Mustika saat dikonfirmasi tidak ada ditempat. “Bapak sedang keluar mas,” kata salah satu stafnya. (yan/krs)

Email Autoresponder indonesia