Alasan Penyegelan SDN Banbaru

520 views
image

SDN Banbaru Disegel

Sumenep, maduracorner.com– Alasan penutupan paksa SDN I Banbaru Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, yang dilakukan oleh salah satu warga yang mengaku pemilik hak tanah yang ditempati gedung sekolah tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun maduracorner.com pengakuan dari pihak yang mengaku pemilik tanah, alasannya diketahui lantaran tidak jelasnya tanah pengganti dari pemerintah terhadap tanah yang ditempati sekolah tersebut.

“Tanah yang di bangun sekolah itu milik keluarga Alm. Sirudin Nata Sudibyo yang pada tahun 1970 diminta pemerintah untuk dibangun sebuah sekolah dasar, setelah itu pada tahun 2006, Alm. Sirudin diberikan lahan pengganti oleh pemerintah berupa tanah percaton, tetapi sampai saat ini tanah pecaton itu tidak ada kejelasan secara tertulis hak pemiliknya,” ungkapnya.

Menurut Edy penyegelan tersebut sebagai bentuk protes dirinya terhadap pemerintah yang hingga kini tidak jelas dalam mengganti lahan leluhurnya. Sebab oleh pemerintah belum dibalik nama ke ahli waris Sirudin, yakni H. Nawami yang merupakan mertua Edy Junaidi.

“Tanah Memang sudah diganti dengan tanah percaton milik desa, tapi belum dibalik nama sejak tahun 2006 lalu, karena sudah 10 tahun tidak jelas maka kami memilih menyegel agar pemerintah mau segera bertindak,” ujarnya.

“Segel akan kami buka jika pemerintah sudah secara sah mengganti lahan kami, dan melegalkan surat-surat tanah pengganti dengan nama H. Nawami,” tambahnya.

Sementara, Kepala Diknas Sumenep melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid. Dikdas) Fajarisman, mengaku sudah mengetahui adanya penyegelan SDN 1 Bunbaru tersebut, tetapi pihaknya mengaku tidak bisa berbuat apa-apa, karena pihaknya tidak mengetahui asal-muasal kasus tersebut.

“Saya tidak bisa berbuat apa-apa kecuali hanya menginverarisir lahan sekolah yang bersengketa tersebut, selebihnya kami akan segera cari solusi bagi siswa yang terbengkalai,” ujarnya.     

Penulis Ari      
editor : Gebril