37 Pasien Covid-19 Berstatus OTG Dipulangkan

608 views

Bangkalan, Maduracorner.ccom, Sebanyak 37 pasien positif Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, dipulangkan dari tiga tempat karantina Balai Diklat BKPSDA, Balai Latihan Kerja (BLK) dan di Rumah Sakit Syamrabu Bangkalan. Pada Selasa (21/7/2020). 

Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron mengatakan, pemulangan pasien ini sehubungan adanya protokol kesehatan Covid-19 terbaru terkait pasien positif  Orang Tanpa Gejala (OTG).

Yang mana, pada protokol kesehatan Covid-19 terbaru tersebut pasien-pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala dituntut melakukan isolasi sampai 14 hari. Tidak perlu lagi di swab follow up. Swab tes cukup sekali pada saat didiagnosis. 

“Makanya hari ini kita pulangkan kurang lebih 37 orang yang ada di Rumah Sakit Syamrabu Bangkalan, Balai Latihan Kerja (BLK) dan Balai Diklat BKPSDA. karena menjalani isolasi sudah lebih dari 14 hari,” ujarnya. 

Lanjut orang nomer satu di Bangkalan itu menjelaskan, protokol terbaru ini berlaku pada pasien-pasien selanjutnya. Pasien tanpa gejala hanya diwajibkan melakukan isolasi mandiri di rumah. Meski begitu, tetap dalam pemantauan tim kesehatan. 

“Jadi pasien diisolasi selama kurang lebih 14 hari, jika selama pemantauan tidak ada gejalanya,  setelah 14 hari kita nyatakan selesai isolasi. Kemudian pernyataan sembuh atau tidaknya,  tergantung dokter penanggung jawab atau dokter difasilitas pelayanan kesehatan,” ujarnya

Bupati juga mengimbau agar masyarakat Kabupaten Bangkalan saling membantu dan saling mengingatkan agar taat melaksanakan protokol kesehatan dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari. Selain itu, Bupati berharap untuk pasien yang bisa menjadi penyambung lidah pemerintah untuk menyampaikan kepada masyarakat, yang diterima saat menjadi pasien terkonfirmasi.

“Kami harap pasien yang pulih bisa menjadi bagian pemerintah yang ikut serta pecegahan penularan Covid-19,” ungkap Bupati.

Kemudian, salah satu pasien yang dipulangkann, asal Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang Septian mengatakan, sangat bersyukur dan menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bangkalan dan para tim medis. 

“Bersyukur sekali, padahal aku sudah prustasi, sudah takut,  tapi syukur Alhamdulillah hari ini saya bisa pulang dan dinyatakan sembuh,” ucap Septian.

Ia mengaku selama 44 hari menjalani isolasi di Balai Diklat dan menerima apa yang disuruh dokter dan tim medis. Sehingga ia tidak menyangka karena kami berpikir tidak bisa sembuh, karena hasil selalu positif.

“Hanya waktu itu pada tempat kerja saya dilakukan test massal. Tapi karena hasil tes saya positif, saya mengikuti prosedur yang ada, bahkan istri saya yang lagi hamil juga dinyatakan positif, tapi hari ini kami sudah dinyatakan sembuh dan dapat berkumpul lagi sama keluarga,”pungkasnya. (Ris).

Email Autoresponder indonesia