8 Penemuan Hewan Raksasa yang Menggemparkan Dunia

2546 views
Bangkalan, Maduracorner.com – Di zaman dahulu kala, banyak hewan yang berukuran besar di bumi. Mulai dari era dinosaurus hingga mamut gajah purba, dan hewan lainnya. Hewan-hewan berukuran raksasa itu telah punah dan tergantikan dengan hewan yang berukuran lebih kecil. Namun saat ini, beberapa hewan berukuran raksasa masih ditemukan di perbagai penjuru dunia. Temuan-temuan itu menggemparkan masyarakat karena hewan-hewan itu besarnya beberapa kali lipat dari ukuran normal.

Mau tahu apa saja hewan itu? Berikut 8 penemuan hewan raksasa yang menggemparkan dunia.

1. Buaya.

sumber: vosizneias.com

sumber: vosizneias.com

Pada Juli 2012, di Kota Bunawan, Filipina, ditemukan buaya berukuran raksasa yang tercatat sebagai sebagai buaya air laut terbesar di dunia. Buaya yang memiliki panjang 6 meter dengan bobot 1 ton itu sangat ditakuti warga, karena kerapkali memangsa manusia. Hingga akhirnya buaya yang dinamai Lolong itu berhasil ditangkap oleh petugas penangkaran buaya, dengan dibantu para warga. Butuh waktu 21 hari untuk menangkap buaya raksasa jantan ini.

2. Babi.

sumber: theepochtimes.com

sumber: theepochtimes.com

Di sebuah museum di Liaoning, Tiongkok ada seekor babi raksasa yang telah diawetkan. Babi terbesar di dunia ini memiliki berat 900 kg, dengan panjang tubuh mencapai 2,5 meter. Sebelumnya babi ini dipelihara selama 5 tahun oleh Xu Changjin seorang petani dari Wafangdian, hingga babi ini mati dan dipamerkan di museum.

3. Kura-kura.

The_Galapagos_tortoise_in_the_galapagos_island_of_santa_cruz_photo_by_Alvaro_Sevilla_Design

Kura-kura raksasa merupakan karakteristik reptil yang ditemukan pada dua kelompok pulau tropis: Atol Aldabra di Seychelles dan Kepulauan Galapagos di Ekuador. Kura-kura ini bisa memiliki berat hingga 300 kg dan dapat tumbuh hingga menjadi 1.3 meter.

4. Lele.

sumber: dailymail.co.uk

sumber: dailymail.co.uk

Alexa Turnes wanita asal Inggris secara tak sengaja berhasil menangkap seekor ikan lele raksasa saat berlibur di Spanyol. Saat itu ia sedang menemani sang suami memancing, dia iseng melempar kailnya ke sungai. Tak disangka Alexa mendapat ikan lele raksasa seberat 97,5 kg dengan panjang mencapai 2,55 meter. Ini adalah ikan air tawar tebesar di dunia yang pernah ditangkap.

5. Tikus.

sumber: smithsonianscience.org

sumber: smithsonianscience.org

Beberapa ilmuwan dan pembuat film dokumenter “Lost Land of the Volcano” menemukan tikus raksasa di pedalaman hutan Papua, Indonesia. Tikus berbulu tebal itu mempunyai panjang mencapai 82 cm dengan berat 1,5 kg. Hewan pengerat itu menjadi tikus yang paling besar yang pernah ditemukan di dunia.

6. Kepiting.

sumber: dailymail.co.uk

sumber: dailymail.co.uk

Seekor kepiting raksasa yang dinamai Claudio berhasil ditangkap di lepas Pantai Tasmania Australia oleh seorang nelayan. Kepiting raksasa dengan berat 6,8 kg dengan lebar 38,1 cm merupakan kepiting yang 100 kali lebih besar dari kepiting pada umumnya. Claudio sempat dipamerkan di pusat Sea Life di Weymouth, Dorset, Inggris. Diperkirakan tubuhnya masih bisa berkembang lagi karena usia Claudio yang masih remaja.

7. Ubur-Ubur.

sumber: businessinsider.com.au

sumber: businessinsider.com.au

Pada Februari 2014, ubur-ubur raksasa berdiameter 1,5 meter terdampar di pantai di selatan Hobart, Tasmania, Australia. Hingga kini, para ilmuwan di Australia sedang berusaha mengklasifikasikan spesies hewan laut itu. Dr Lisa-ann Gershwin dari lembaga riset pemerintah Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation (CSIRO) mengatakan, para ilmuwan sudah menentukan spesiesnya, namun belum diklasifikasikan. Ia mendefinisikan spesimen ubur-ubur itu sebagai “hewan yang benar-benar luar biasa”.

8. Cumi-Cumi.

sumber: animals.nationalgeographic.com

sumber: animals.nationalgeographic.com

Seekor cumi-cumi raksasa sepanjang 2 meter dengan bobot 350 kg berhasil di tangkap oleh kapal nelayan Rusia. Cumi raksasa tersebut terjaring di kedalaman 50 meter. Nelayan tersebut terpaksa menyeret cumi-cumi raksasa tersebut ke pinggir pantai karena jaring yang mereka gunakan tidak cukup untuk membungkus seluruh badan cumi-cumi. Sebelumnya cumi-cumi itu sempat menyerang kapal selam milik organisasi pembela lingkungan hidup, Greenpeace pada Oktober 2014 lalu.

Sumber : news.lewatmana.com

By : Jiddan

Email Autoresponder indonesia