93 PTT Kesehatan Belum digaji Empat Bulan, Ini kata Kadinkes Bangkalan

Bangkalan, Maduracorner.com, Sejumlah 93 Tenaga Kesehatan berstatus Pegawai Tidak Tetap (PTT), di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Terhitung bulan Januari sampai April tahun 2020 mereka belum menerima gaji.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan Sudiyo menjelaskan, pencairan gaji tenaga kesehatan PTT masih dalam proses. Sebab, PTT itu bukan tenaga seperti THL atau PNS sehingga prosesnya memang cukup lama.

“Jadi itu prosesnya panjang. Inikan tenaga PTT yang setiap tahun diperpanjang, ada MoU oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten dengan kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur,” terangnya. Senin, (4/5/2020).

Menurut Sudiyo, lanjutnya setelah diperpanjang selesai, nantinya harus mengetahui Bupati dan Gubernur terkait gaji dan jumlah nominalnya.

“Karena itu ada dua gaji dari Provinsi sebesar 1.450.00 dan gaji dari Kabupaten sebesar 435.000 kemudian nanti itu disandingkan hingga total menjadi 1.885.000,” kata Kepala Dinas Kesehatan Bangkalan.

Sudiyo juga menambahkan, pengajuan berkas sudah satu bulan di Gubernur Jawa Timur. Pihaknya hanya menunggu turun berkasnya. Jadi nantinya hak mereka tidak akan hilang selama satu tahun penuh tetap akan digaji.

“Jadi mohon untuk bersabar dan saya sudah dijanjikan sama Gubernur dalam minggu ini sudah selesai karena sudah satu bulan dimeja Gubernur,” imbuhnya.

Menanggapi Hal itu, Anggota DPRD Jawa Timur KH. Moh. Nasih Aschal, sesuai yang disampaikan dari Dinkes Bangkalan PTT itu melalui kontrak atau MoU.

Menurutnya penundaan itu tidak hanya terjadi di Bangkalan akan tetapi sejumlah daerah di Jawa Timur juga mengalami hal yang sama.

Menurutnya, sebagian sudah ada yang cair hanya Kabupaten Bangkalan masih belum karena informasi dari Dinkes masih ada kendala admistratib dari Gubernur.

“Saya mendorong kepala Dinas Kesehatan supaya gaji pegawai tidak tetap itu segera dicairkan. sebab, gaji itu berkaitan dengan perekonomian dan kebutuhan masyarakat sehingga Dinkes harus terus mengupayakan segera cair,” ujarnya.

Selain itu, Politisi Partai Nasdem itu mengharapkan, dari 93 tenaga kontrak itu merupakan tenaga medis ditengah pandemi covid-19 ini, sehingga hal ini perlu perhatian khusus dari pihak terkait.

“Hampir semua PTT yang ada di Bangkalan ini berada di Puskesmas, apalagi saat ini mereka berada digarda terdepan melawan Covid-19,” pungkasnya. (Ris).

Email Autoresponder indonesia