“Abu Bakar Dicoret, Itu Masalah Attitude Pemain Yang Bersangkutan”

Abu Bakar Sillah (nomer 5) Terpaksa Dicoret Manajemen PMU Karena Alasan Non Tehknis

Abu Bakar Sillah (nomer 5) Terpaksa Dicoret Manajemen PMU Karena Alasan Non Tehknis

Evaluasi Manajemen Bukan Hanya Masalah Tekhnis | Oleh Mamad el Shaarawy

maduracorner.com, Bangkalan – Pencoretan Abu Bakar Sillah oleh Manajemen Persepam Madura United (PMU) sempat mendapat protes keras dari supporter. Karena menurut mereka, Abu Bakar termasuk pemain yang tampil cukup konsisten selama putaran I Kompetisi ISL 2014 saat ini. Duet Abu Bakar dengan Fachruddin di jantung pertahanan PMU dianggap sebagai duet paling ideal saat ini.

Protes pihak supporter tersebut langsung ditanggapi manajer PMU Achsanul Qasasi (AQ). Ia membenarkan bahwa Abu Bakar dicoret dari tim. Ia pun mengakui, secara tehknis Abu Bakar memang duet ideal bagi Fachruddin. “Tapi ingat, evaluasi yang kami lakukan tidak hanya masalah persoalan tehknis semata. Ada sisi non tehknis yang juga kami evaluasi dari setiap pemain”,ujar AQ kepada maduracorner.com, minggu pagi (4/5).
 
“Untuk Abu Bakar dan Alain Nkong, lebih pada alasan non tehknis saja. Publik Madura pasti ingat kasus apa yang membuat Nkong pernah kita skorsing di awal-awal musim”,ucap AQ seraya tersenyum. “Sementara khusus Abu Bakar harus kita pahami. Abu Bakar bukan lagi Abu Bakar yang dulu kita kenal. Dulu dia santun dan tak banyak bertingkah. Baik saat di dalam lapangan maupun keseharian dia. Kini dia sudah merasa paling hebat. Dan sering berlaku ‘aneh’. Ini berbahaya bagi soliditas tim”,terang AQ panjang lebar.

AQ pun melanjutkan, Abu Bakar mungkin ingin mencari klub lain yang tentunya dengan bayaran lebih besar dari yang dia terima saat ini di PMU. Kondisi ini mengingatkan posisi Abu Bakar saat di musim transfer lalu. Dia diperebutkan antara tim lamanya (PMU) dengan Persisam Samarinda.

Abu Bakar yang didukung oleh agennya ngotot pindah ke Persisam. Padahal dia sebelumnya sudah melakukan pra kontrak untuk tetap bertahan di Madura.

“Setelah tampil bagus di awal karirnya di Liga Indonesia, Abu Bakar lalu merasa hebat. Itu memang salah satu ciri-ciri pemain asing. Meskipun tidak semua nya begitu. Ada juga banyak pemain asing yang tetap rendah hati meski dia termasuk kategori pemain dengan kualitas bagus”,kata AQ lagi.

Abu Bakar sendiri bergabung dengan PMU sejak awal putaran II Kompetisi ISL musim 2013 lalu. Pemain berpaspor Australia tersebut langsung tampil bagus di musim perdananya di Indonesia. Namanya pun langsung dikenal sebagai salah satu pemain belakang yang cukup disegani di Liga Indonesia sejak 2013 lalu.“Abu Bakar dibesarkan oleh Madura. Dulu tidak ada yang mengenalnya. Berkat kita yang memberi dia kesempatan main, kini dia dikenal. Tapi kita memang harus merelakannya untuk tim lain”,ucap AQ.

“Perlu diingat, pemain hebat itu bukan masalah keterampilan olahbola saja. Tapi perilaku juga mencerminkan seseorang itu hebat atau tidak”,pungkas laki-laki asal Lenteng, Sumenep tersebut. (mad)

Email Autoresponder indonesia