Aktivis Desak Pilkades Serentak Segera Direalisasikan

603 views

image

Bangkalan,Maduracorner.com– Belasan mahasiswa UTM, Ikamaba dan STKIP Bangkalan yang tergabung dalam solidaritas mahasiswa peduli demokrasi (Somped) Bangkalan gelar audiensi  dengan Komisi A DPRD Kabupaten, berkaitan dengan masalah pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) dan UU No.6/ 2014 yang memerintahkan kepada kepala daerah kabupaten – kota untuk melaksanakan pilkades secara serentak sebagaimana diatur dalam pasal 31 ayat (2). Termasuk biaya pelaksanaan pilkades yang dibebankan pada APBD Kabupaten sesuai pasal 36 ayat (6). “Somped mendesak kepada Komisi A DPRD Kabupaten Bangkalan agar secepatnya membuat peraturan daerah (Perda) tentang pilkades,” terang Koordinator Somped, Helmi Fuad, Rabu, (29/10/2014). 

Somped juga mendesak beberapa hal kepada Komisi A DPRD Bangkalan, diantaranya, untuk sesegera mungkin memformulasikan sebuah kebijakan dalam bentuk regulasi daerah sebagai payung hukum bagi desa yang hendak  melaksanakan pilkades.” Ada 179 desa yang dipimpin oleh pejabat kepala desa untuk itu Kami mendesak agar Komisi A secepatnya merealisasikan tuntutan kami,” ucap Helmi Fuad.

Sementara itu, Ketua Komisi A, DPRD Bangkalan, Kasmu, berjanji akan mengawal dan menindak lanjuti permintaan para mahasiswa tersebut. “Komisi A akan secepatnya merealisasikan usul dari Somped yang berkaitan dengan pembentukan Perda tentang pelaksanaan pilkades serentak dan biaya pilkades yang dianggarkan pada APBD 2015 sesuai UU No.6/2014 pasal 34 ayat (6),” ujar Ketua Komisi A, Kasmu.

Ditambahkan Mahmudi, skretaris Komisi A, pembentukan perda itu tidak bisa tergesa-gesa karena harus menunggu proses admininistrasi di program legislasi daerah (prolekda). Tapi kalau ada desa-desa yang ingin menggelar pilkades sebelum Perda terbentuk, anggota dewan tidak bisa melarang tetapi dengan konsekwensi biaya pilkades harus ditanggung para calon kades.

Penulis : Aryan
Editor : Achmad

Email Autoresponder indonesia