Aktivis Galang Tanda Tangan Tolak Kenaikan Tarif STNK dan BPKB

Aktivis Galang Tanda Tangan Tolak Kenaikan Tarif STNK dan BPKB


Pamekasan, Maduraconer.com – Aktivis Komunitas Muda Peduli Reformasi (KMPI) menggalang tanda tangan sebagai bentuk penolakan terhadap kenaikan tarif STNK dan BPKB.
Sebab berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 60 Tahun 2016 tentang jenis penerimaan negara bukan pajak (BNBP), pemerintah akan menaikkan tarif STNK dan BPKB pertanggal 6 Januari 2017.
Menurut Zainul Hasan, kebijakan kenaikan tarif STNK dan BPKB tersebut sangat merugikan masyarakat dan dapat memperburuk perekonomian nasional dan ekonomi rumah tangga.
“Kondisi ini semakin diperburuk dengan dikuranginya subsidi BBM dan tarif dasar listrik,” ungkap Hasan, Kamis (5/1/2016).
Sehingga ia mendesak pemerintah dalam hal ini Presiden RI, Joko Widodo untuk mencabut kembali peraturan pemerintah No. 60 Tahun 2016 dan mengevaluasi kembali kebijakan tersebut.
“Kembalikan ke peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2010,” tegasnya.
Sementara dalam aksi penggalangan dana di Areal Monumen Arek Lancor Pamekasan tidak ada penjagaan khusus oleh kepolisian. Hanya beberapa petugas berpakaian preman di tempat itu.(*)
Reporter : Fatahillah Kamali.       Editor : Altsaqib

Email Autoresponder indonesia