Aktivis PMII Gruduk DPRD Bangkalan

218 views

Bangkalan, Maduracorner.com, Puluhan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat STKIP PGRI Bangkalan Gelar Aksi di depan kantor DPRD Bangkalan, Senin (05/10/2020),

Puluhan mahasiswa itu menyoroti maraknya pembangunan pasar modern diwilayah Bangkalan dan rendahnya pembinaan UMKM. Selain itu, mereka juga menyoroti tempat parkir yang berada disetiap titik dikota Bangkalan.

“Kabupaten Bangkalan bukan kota zikir dan sowalat melainkan kota parkir,” kata Kordinator Lapangan (Korlap) aksi Irfan syarifullah.

Menurutnya, kebijakan yang dibuat oleh para pemangku kebijakan dengan tujuan mempermudah pelayanan masyarakat tidak sesuai dengan apa yang telah di buat oleh pemangku kebijakan.

“Kita bisa merasakan bagaimana pengolaan parkir amburadul, sebab banyak toko modern yang melakukan penarikan  parkir dan itu terjadi dimana-mana,” ujarnya

Selain itu, korlap aksi menyampaikan banyak pasar modern yang  melanggar peraturan daerah (Perda) nomor 5 tahun 2016, tentang perlindungan pasar rakyat dan penataan pasar modern.

“Pada perda tersebut seharusnya pihak terkait bisa memperketat perijinan pasar modern sehingga sesuai dengan perda, dan tidak merugikan pasar tradisional,” pintanya.

Mereka juga menuntut anggota DPRD Bangkalan bersikap tegas dan memanggil dinas perijinan setempat.

“Saya harap wakil rakyat bisa memberikan tindakan tegas terhadap dinas Perhubungan, serta dinas DPMPTSP, Satpol-PP dan direktur pasar modern,” jelasnya.

Wakil ketua DPRD Kabupaten Bangkalan Fatkhur Rohman, saat menerima para pendemo di depan kantor DPRD Bangkalan menyampaikan, akan melakukan tindakan tegas terkait maraknya pasar modern serta parkir yang amburadul.

” Kondisi di Bangkalan memang seperti ini, dengan adanya pasar modern yang semakin merajalela  sampai kepelosok  desa yang tidak semestinya masuk ke  sana,” terangnya

Maraknya pasar modern, menurutnya, jika dibiarkan begitu saja lama lama diatas gunung akan banyak pasar moderen. Sehingga dirinya mengaku menyepakati dan akan menindaklanjuti tuntutan aktivis PMII tersebut.

“Di salah satu tempat kerapan sapi sempat terjadi toko modern membawa mobil bak besar sehingga menyaingi para pedagang kecil yang berada dilokasi,” tuturnya. (Ris/tkn)

Email Autoresponder indonesia