Alasan Minimnya Pengalaman, Carlos De Melo Kembali Gagal Tangani ​​P-MU

Laskar Sapeh Kerap Butuh Transisi Cepat | Oleh : Achmad Baiquni

Maduracorner.com, Pamekasan – Kepastian manajemen Persepam Madura United (​​P-MU) lebih memilih nama Arcan Iurie untuk berlabuh ke Madura ternyata dilatarbelakangi faktor jam terbang. Manajer ​​P-MU, Achsanul Qosasi menuturkan bahwa pengalaman Arcan selama menukangi beberapa klub besar di Indonesia, membuat ​​P-MU mantap memakai jasanya pasca mundurnya Daniel Rukito. “Arcan Iurie adalah sosok yang berpengalaman. Kebetulan statusnya tidak sedang menangani klub.” Ujarnya saat dihubungi via Blackberry Massenger.

Dengan bekal ini, Arcan diharapkan mampu melakukan adaptasi cepat di tengah-tengah kompetisi yang sedang berjalan.

Selain faktor diatas,  AQ -sapaan akrab Achsanul, juga menilai bahwa pelatih berkebangsaan Moldova itu memiliki faktor luck yang diharapkan mampu membantu ​​Laskar Sapeh Kerap (julukan P-MU) kembali ke jalur kemenangan. “Arcan punya luck yang tidak dimiliki oleh pelatih lainnya. Saya berharap ini juga membantu tim ini.” Imbuhnya.

Di sisi lain, kepastian ini sekaligus menggagalkan keinginan Carlos De Melo untuk kedua kalinya. Awal musim lalu, mantan rekan setim Jakson F Tiago di Persebaya Surabaya saat masih aktif sebagai pemain itu juga pernah masuk bursa calon pelatih ​​P-MU. Bahkan De Melo sempat melakukan presentasi terkait visi – misinya untuk menukangi ​​P-MU di depan manajemen tim. Namun dengan alasan minimnya pengalaman yang dimiliki De Melo dalam menukangi tim besar liga Indonesia, manajemen lebih memilih Daniel Rukito saat itu.(bai/shb)