Anggaran Rp 4,9 Miliar Tak Terealisasi Dinkes Kelimpungan

574 views

Klaim Jamkesmas, jamkesda tak terbayar I oleh : Agus Budi

Maduracorner.com, Bangkalan – Laporan pertanggungjawaban (LPJ) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syamrabu dan Dinas Kesehatan (Dinkes) pada pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2013 lalu memunculkan anggaran sebesar Rp 4,9 tak terealisasi. Pasalnya, ketidakjelasan anggaran khusus kesehatan warga Bangkalan itu lantaran perubahan sistem klaim dari pemerintah pusat kepada daerah terkait lahirnya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
”Jadi ada anggaran sebanyak Rp 4,9 Miliar itu tidak dibayarkan oleh pemerintah pusat pada pemerintah kabupaten (Pemkab), secara otomatis Pemkab tidak bisa membayar dana itu, pertama pada jasa medis, kedua pada honorer, ketiga klaim masyarakat miskin yang telah berobat melalui Jamkesmas, Jampersal dan lainnya,” jelas Anggota Komisi D Imron Rosyadi usai hearing dengan pihak RSUD Syamrabu dan Dinkes, Selasa (1/7).

Dikatakan Imron pihaknya telah mendesak pihak Dinkes dan RSUD untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut.”Tapi sampai saat ini masih saja tak jelas,” kata Imron

Sementara itu, Direktur RSUD Bangkalan Drg Yusro, dalam hearing mengaku telah berupaya semaksimal mungkin agar realisasi anggaran kesehatan yang ada di Dinkes dan RSUD sebesar Rp 50 Miliar itu bisa terelaisasi secara keseluruhan. Bahkan pihaknya mengaku sempat koordiansi langsung dengan pihak Kementrian Kesehatan (Kemenkes).”Namun hasilnya nihil tetap tidak jelas,” katanya.

Sementara itu, dari hasil informasi yang dihimpun dana sebesar Rp 4,9 miliar itu meliputi pembayaran Jamkesmas dan Jampersal sebesar Rp 1,373.284.000 Jamkesmas/Jamkesda, 554.000 Surat Pernyataan Miskin (SPM) 1,1 Miliar. selebihnya pembayaran jasa bidan/ jasa paramedis.”Namun Jamkesmas/Jamkesda, Rp 554.000 sudah dibayarkan per 2014 ini kata bu Yusro,” pungkas Imron.(gus/shb)

Email Autoresponder indonesia