Anggota Dewan Kritis Kena Stroke, Pananganan RSUD Bangkalan Buruk

Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Mahfud S.Ag saat memberikan keterangan buruknya pelayanan RSUD Bangkalan

Bangkalan, maduracorner.com – RSUD Syamrabu Bangkalan mendapat sorotan dari anggota DPRD Provinsi Jawa Timur. Penyebabnya, pelayanan medis rumah sakit type B tersebut sangat buruk dalam menangani pasien.  

Bobroknya pelayanan medis tersebut diketahui pada saat Wakil Ketua komisi D DPRD Bangkalan Mukaffi Anwar mengalami stroke. Selama dua jam diruang IGD, Mukaffi tidak mendapat pelayanan maksimal. Padahal kondisinya sangat kritis.

“Saya lihat sendiri pelayanan sangat memprihatinkan. Seharusnya segera dirujuk ke Surabaya. Tapi Pihak RSUD beralasan semua rumah sakit tidak menerima karena penuh,” sesal Anggota Komisi C DPRD Provinsi Jawa Timur, Mahfud, S.Ag, Rabu.(23/11/2016).

Mendengar alasan pihak RSUD yang cukup aneh tersebut, politisi PDI Perjuangan itu langsung menghubungi rumah sakit dr. Soetomo Surabaya. Kenyataannya rumah sakit dr. Soetomo Surabaya bersedia menerima rujukan pasien, bahkan meminta Mukaffi segera dirujuk.

“Pihak dr. Soetomo mangatakan kalau sudah 2 jam tidak dirujuk itu sudah terlambat,” paparnya.

Anehnya, ketika Mahfud menyampaikan bahwa rumah sakit dr. Soetomo bersedia menerima rujukan pasien, justru pihak RSUD Bangkalan yang awalnya menyatakan tidak ada rumah sakit yang mau menerima, juga menawarkan RSAL Surabaya.

“Saya paksanakan ke dr. Soetomo karena tidak pakai deposito. Kalau ke RSAL harus deposito Rp 20 juta baru bisa dirujuk,” jelasnya.

Menurutnya, pelayanan yang sangat buruk itu sangat disesalkan. Apalagi, Mukaffi adalah anggota komisi D sebagai mitra kerja dari RSUD Bangkalan. Kedepan pelayanan harus dirubah dan ditingkatkan karena menyangkut keselamatan jiwa pasien.

“Pelayanannya tak semewah gedung RSUD,” kritiknya.

Sementara itu, Direktur RSUD Syamrabu Bangkalan, drg Yusro tidak merespon saat dihubungi melalui telepon selulernya untuk konfirmasi masalah pelayanan tersebut.

Perlu diketahui, Mukaffi Anwar tiba-tiba pingsan di ruang kerjanya di DPRD Bangkalan, usai menerima tamu dari Pacitan, Selasa (22/11/2016) siang. Rekan dan pegawai dewan langsung melarikannya ke rumah sakit. Mukaffi diduga mengalami serangan stroke.(*)
Penulis: Heriyanto Ahmad

Editor: Achmad

.

Email Autoresponder indonesia