Angin Barat Kencang, Nelayan Pilih Memperbaiki Perahu Motornya

Tiupan Angin Barat | Oleh : Aryan

Maduracorner.com, Bangkalan- Meski udara terlihat cerah dan hujan tidak turun 2 hari belakangan ini. Namun para nelayan yang biasa mangkal dipesisir pantai depan SMPN 1 Modung Kecamatan Modung, tetap tidak berani melaut. Mereka lebih memilih memperbaiki atau minimal mengecat ulang perahu motornya yang mulai pudar.

“Walaupun udara cerah tapi kami belum berani melaut karena tiupan angin barat cukup kencang selama 2 hari ini. Nelayan lebih memilih memperbaiki dan menambal perahu motornya yang bocor sambil memperbaharui (mengecet ulang) warna perahu motornya yang pudar,” ujar Matningwar kepada MC.com, Minggu, (27/1/2013).

Ketidak beranian nelayan melaut, tutur salah satu temannya, Sanipan, karena berangkat dari musibah setahun silam yang hampir menelan korban jiwa. Kala itu, ada sekitar 10 nelayan yang nekad melaut untuk menangkap ikan. Tiba – tiba saja gelombang yang awalnya setinggi 1 meter itu berubah menjadi 2 meter lebih. Walaupun jiwa mereka selamat namun mereka sempat terkatung-katung selama 5 jam lebih ditengah lautan akibat terseret gelombang besar.

“Itu sebabnya, kami tidak berani ambil resiko dan takut kejadian seperti itu terulang lagi” ungkap Sanipan.

Camat Modung, M. Nawawi mengatakan saat musim angin barat tiba, nelayan cenderung lebih waspada meski mereka sudah berpengalaman puluhan tahun melaut. Jadi, kalau sekarang ini mereka tidak melaut, itu wajar saja karena dinilai sangat beresiko. “Insyaallah, bila besok cuaca membaik nelayan akan kembali kelaut, “terang mantan Camat Konang tersebut. (yan/krs)

Email Autoresponder indonesia