Rangsang Investor masuk ke Bangkalan, Perlu Penataan Kawasan

image

rangsang Investor masuk ke Bangkalan, Perlu Penataan Kawasan

Maduracorner.com, Bangkalan- sudah hampir tiga Tahun Jembatan Suramadu beroperasi, akan tetapi sampai saat ini investor yang masuk ke kabupaten Bangkalan masih bisa dihitung dengan jari. Sejak tahun 2008 hingga akhir tahun 2012 ini baru 110 penanam modal dalam Negeri (PMDN) dan 2 Penanam modal asing (PMA) yang telah berinvestasi di kabupaten Bangkalan. “Agar supaya Investor tertarik, perlu adanya penataan kawasan, sesuai dengan tata ruang,” kata Ketua Komisi B, DPRD Bangkalan, Abd Rofik,Jumat (28/12).

Sebab kata Abd Rofik, pemkab Bangkalan sebagai penyangga ekonomi regional tata ruangnya harus sesuai dengan tata ruang propinsi Jatim sebagai penyangga ekonomi nasional. “Bangkalan sebagai kota baru harus di bangun, indikator ke arah sana sudah ada seperti pembangunan sarana olah raga (GOR), Banplaz dan Mall, memang itu harus sudah di cicil mulai sekarang,” katanya.

Lebih lanjut Abd Rofik menjelaskan, Selain penataan kawasan, Pemkab juga perlu membangun infrastruktur seperti sarana angkutan dan prasarana jalan. “Kalau masalah regulasi, kami siap mendorong, dan saat ini Perda penanaman modal tengah kami bahas,” tuturnya.

Hal senada diungkapkan oleh anggota Komisi DPRD Bangkalan, Mahmudi. Menurutnya, saat ini sudah ada lima investor yang akan masuk ke kabupaten Bangkalan. Ke lima investor itu akan bergerak dibidang properti, pergudangan, WMO, Telekomunikasi, dan Periklananan. “Seperti WMO dan Telekomunikasi yang mau invest di Bangkalan, kami komisi C Bangga dengan kedatangan mereka, sebab mereka akan menjadi mitra kita (komisi c Red),” paparnya.

Kedua anggota dewan itu sepakat agar kedatangan para investor ke kabupaten Bangkalan itu tetap bisa menjaga dan menjunjung tinggi budaya masyarakat bangkalan. “Sepanjang investor itu bisa membangun dan mensejahterakan masyarakat bangkalan kami terbuka, akan tetapi jika investor itu tidak bisa membangun SDM dan mensejahterakan masyarakat bangkalan, lebih baik ngak usah berinvest di sini (bangkalan red),” tukas Mahmudi.

Sementara itu, Kepala Kantor Urusan Perijinan Terpadu (UPT) Bangkalan, Rizal Morris menyatakan, Pemkab selalu well come terhadap investor yang akan berinvestasi di kabupaten Bangkalan. “Siapapaun itu investornya, yang penting mau mengikuti ketentuan yang berlaku dan mau menjaga kultur di Madura, serta melibatkan SDM di bangkalan,” kata Rizal Morris.

Sementara untuk masalah perijinan kata Rizal Morris, pemkab akan mempermudah semua hal yang dibutuhkan oleh investor. “Kalau kita siap membantu mereka, dan disini masih banyak peluang untuk berinvestasi, ada Perumahan, perdangangan dan jasa serta pergudangan,” pungkas Rizal Morris. (min).

Email Autoresponder indonesia