Antara Guy Junior dan Silvio Escobar, Siapa Yang Lebih Disukai Suporter?

Suporter Berharap Managemen Tak Salah Pilih

Suporter Berharap Managemen Tak Salah Pilih

Salah Satu Diantaranya Akan Tersingkir | Oleh Mamad el Shaarawy

Maduracorner.com, Bangkalan – Aksi pemain asing asal Paraguay yang sedang menjalani proses seleksi di Persepam Madura United (PMU) yakni Silvio Escobar, mulai mendapat pujian dari publik sepakbola Madura. Selama ikut latihan di Lapangan Kowel Pamekasan, Escobar juga mampu menunjukkan dirinya memiliki skill yang layak diperhitungkan.

“Escobar memiliki skill yang cukup bagus. Selama di Lapangan Kowel, dia sering mendapat pujian dari kawan-kawan supporter yang hadir. Saya pikir dia layak masuk tim”,tutur Ony, salah seorang pencinta sepakbola asal Tlanakan, Pamekasan.

Bukan hanya selama latihan, Escobar juga menampilkan permainan apik saat diturunkan dalam 2 pertandingan PMU di ajang Inter Islands Cup (IIC) di Stadion Kanjuruhan Malang. Bahkan saat menghadapi Persija Jakarta sabtu sore tadi (11/1), ia mampu mencetak 1 gol ke gawang Persija sehingga PMU terhindar dari kekalahan.

“Ia tipikal pemain pekerja keras dan berbahaya di kotak penalti lawan. Namun dia butuh pemain yang memberi supply bola dari lini tengah. Penguasaan bola dan penempatan posisinya juga bagus”,puji Diduk, Ketua K-Conk Slebor yang berbasis di Parteker, Pamekasan kepada maduracorner.com usai laga PMU melawan Persija.

“Escobar lebih bagus daripada Guy Junior. Kalau bisa dia dipertahankan dan bisa ditandemkan dengan Zaenal Arif di lini depan PMU”,ujar Hasyim, Ketua Peccotmania Sumenep, mencoba membandingkan dua striker asal Kamerun dan Paraguay tersebut.

Namun tidak semua pujian untuk Escobar. Salah satunya komentar Unsi, dedengkot K-Conk Tahanan 14 Pamekasan. Menurutnya, permainan Guy Junior bertenaga daripada Escobar.  “Skill bola Guy Junior juga lebih bagus dibanding Escobar”,tuturnya singkat.

Meski begitu, pilihan tetaplah di tangan pelatih dan managemen. Para supporter pun berharap managemen tidak salah pilih diantara keduanya. “Jangan sampai salah pilih lagi. Contohnya dulu Emanuel Linkers sempat dipuji saat dia main di awal putaran II kompetisi ISL. Tapi setelah itu malah tak memberi kontribusi apa-apa bagi tim. Bahkan bisa dibilang merugikan. Kontrak pemain asing itu pasti mahal. Kalau salah pilih, ya rugi besar”,terang Akbar, pentolan K-Conk Bhandel yang berbasis di wilayah Pantura Sampang.

Pihak managemen PMU sendiri memastikan, mereka masih akan melihat aksi kedua pemain tersebut untuk memastikan siapa yang akan dikontrak. Bahkan, ada kemungkinan menbatalkan kontrak Raul Asprilla jika memang kalah saing dengan Junior dan Escobar. “Kamia akan memilih siapa yang terbaik dari mereka. Termasuk status Raul Asprilla. Memilih 2 dari 3 orang pemain asing tersebut”,tegas Manager tim PMU Achsanul Qasasi. (mad)