ARAK Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Dinas kesehatan

694 views
aktivis saat melapor dan ditemui Kajari Pamekasan-foto: Mustofa/MC.com

aktivis saat melapor dan ditemui Kajari Pamekasan-foto: Mustofa/MC.com

DBCHT, program terkesan dan Busung Lapar | Oleh : Mustofa El Abdy

Maduracorner.com, Pamekasan – Aktivis Aliansi Rakyat Anti Korupsi (ARAK) melaporkan dugaan korupsi penyalahgunaan anggara di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan. Salah satunya adalah dugaan penyalahgunaan Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT) Tahun Anggaran 2012.

Sekretaris ARAK, Maimun mengungkapkan dugaan penyalahgunaan DBHCT tersebut yakni pembangunan Rumah Sakit tipe D di Kecamatan Waru, pembangunan Puskesmas Batumarmar dan Puskesmas Pademawu. Bahkan ada dugaan dana itu diselewengkan dan adanya kongkalikong dengan rekanan.

“Yang kami laporkan adalah dugaan Penyalahgunaan dana, sebab seharusnya DBCHT itu tidak direalisasikan ke situ. Diduga dana itu juga diselewengkan dan ada kongkalikong dengan rekanan,” terangnya.

Selain penyalahgunaan DBCHT, aktivis juga melaporkan dugaan penyalah gunaan dana program dokter masuk pedesaan (Terkesan). Sebab program terkesan tersebut tak direalisasikan. Namun menghabiskna anggaran kurang lebih 400 juta. Termasuk program pemberantasan busung lapar.

Menemui Pelapor, Kepala Kejaksaan Negeri Pamekasan, Sudiharto mengungkapkan pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut. Bahkan sebelumnya sudah melakukan pengumpulan data (puldata) dan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) karena dugaan penyalahguaan anggaran menjadi atensi Kejari .

“Terhadap yang dua (DBCHT dan Terkesan), sebenarnya kita sudah puldata. Kebetulan dengan datanganya mereka (ARAK) menambah referensi kita,” pungkasnya.(top/lam)

Email Autoresponder indonesia