Laskar sapeh Kerap-foto : Dokumen/MC.com

Asa di Stadion Siliwangi, Perbandingan Skuad PBR dan PMU

Jelang Laga PBR vs PMU | Oleh Mamad el Shaarawy

Laskar sapeh Kerap-foto : Dokumen/MC.com

Laskar sapeh Kerap-foto : Dokumen/MC.com

Maduracorner.com, Bangkalan –Persepam Madura United (PMU) akan menjalani laga away melawan tuan rumah Pelita Bandung Raya (PBR) di Stadion Siliwangi, sabtu malam (01/06). Laga ini dipastikan bakal berlangsung seru. Karena keduanya saat ini tengah bersaing mentas dari papan bawah ISL. PBR berada di peringkat 13, sementara PMU nangkring dua strip dibawah PBR.

Dari sisi tekhnis, skuad PMU sebenarnya berimbang dengan PBR. Namun kekompakan tim dan kekuatan PBR cukup merata di semua lini. Ini yang menjadi keunggulan PBR dibanding PMU yang saat ini yang masih berusaha memadukan beberapa pemain baru rekrutan mereka di putaran II.

Klub yang diasuh Daniel Darko Danajkovic tersebut cenderung memakai formasi yang konservatif, yakni 4-4-2. Dengan formasi tersebut, Darko lebih menitik beratkan awal serangan mulai dari sayap mereka yang kemudian diteruskan dengan crossing ke depan gawang lawang.

Namun seringkali serangan juga bertumpu melalui kecerdikan lini tengah yang dikomandoi Eka Ramdani. Eks pemain Persib Bandung dan Persisam Samarinda ini menjadi otak serangan melalui lini vital tersebut lewat longpass mematikan. Kondisi ini dengan catatan, Eka Ramdani dalam kondisi fit dan siap tampil. Pemain yang pernah berbaju Timnas Indonesia ini beberapa kali absen karena dirundung cidera.

Posisi Eka akan ditopang sejumlah pemain muda yang dimiliki PBR. Salah satunya adalah M Arsyad, eks pemain Perseba Super Bangkalan. Tenaga para pemain muda PBR terbukti memberi energi positif bagi tim. Mereka kerap tampil eksplosif saat menyerang dan mendukung lini depan yang biasanya diisi Marwan Sayedeh dan Gaston Castano. Begitu juga saat membantu pertahanan tim dari serbuan lawan.

Bagaimana dengan skuad PMU? Berkaca pada 3 laga perdana PMU di putaran II ISL ini, coach Daniel Rukito tampaknya masih berusaha mencari formasi terbaik seiring masuknya sejumlah pemain baru mereka. Penyakit tim ini masih sama dengan putaran I lalu. Yakni lemahnya sektor lini tengah.
Alain Nkong yang didatangkan tidak mampu mengemban tugas di lini vital ini. Saat laga melawan Gresik United, ia dipasang di posisi playmaker bergandengan dengan Ali Khadafi sebagai gelandang jangkar. Nkong gagal bertindak sebagai trequartista tim.

 

Kala berhadapan dengan Arema, Nkong ditaruh di posisi Khadafi yang absen karena akumulasi kartu. Lagi-lagi Nkong gagal berbagi peran dengan Cristopher Gomez yang bertindak sebagai playmaker. Hal ini terjadi karena Nkong sendiri sebenarnya bukan pemain tengah. Nkong pun terkesan dipaksakan bermain di posisi tersebut.

Kembalinya Khadafi saat lawan PBR esok tampaknya akan membuat lini tengah PMU sedikit membaik. Pilihannya, kemungkinan besar menduetkan Gomez dan Khadafi. keduanya bakal ditopang gelandang sayap oleh Busari dan Djober/Rossi. Kapten Zaenal Arif pun bisa menjadi opsi bagus untuk mengisi posisi sayap kiri. Sang kapten terbukti bermain apik di posisi sayap kala melawan Gresik Utd.

Jika formasi tengah ini yang dipakai, maka lini depan bisa menduetkan Nkong dan Linkers. Kedua pemain asing tersebut bisa saling mengisi. Pergerakan Linkers yang lebih mobile bisa menjadikan Nkong sebagai target man di depan gawang lawan.

Jika lini tengah maupun bek sayap PMU mampu mematikan gerak laju Eka Ramdani dan M Arsyad cs, maka Laskar Sapeh Kerap masih memiliki asa meraih poin dari Siliwangi.Setidaknya bisa satu poin.

Namun yang perlu dicatat umpan crossing lewat sayap PMU akan menemukan tembok kokoh dan tebal. Nova Arianto dan Mijo Dadic adalah dua pemain bertubuh tinggi besar yang dimiliki PBR. Selain berpengalaman, keduanya cukup tangguh saat duel udara.

Permaian umpan pendek bisa dijadikan opsi menggoyang lini pertahanan PBR. Tapi ini juga bakal menemui kesulitan. Karena kontur lapangan Stadion Siliwangi yang kurang rata. Apalagi jika ditambah cuaca yang tidak bersahabat, maka lapangan yang becek tentu akan menyulitkan pemain melakukan umpan. Disinilah bakal diuji kecerdikan coach Daniel Rukito untuk menaklukkan tim PBR dan lapangan Stadion Siliwangi. Kita tunggu saja. (mad)