Astaga! Oknum THL Pemkab Bangkalan Nyolong di Rumah Dosen

1097 views

BANGKALAN, MADURACORNER.COM- Syamsul Arifin (39) Warga Kampung Jengkebuan, Kelurahan Pangeranan, harus meringkus di balik jeruji besi Polres Bangkalan. Oknum tenaga harian lepas (THL) pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat itu, terlibat kasus pencurian di rumah seorang dosen, Kamis 22 Februari 2018 lalu.

Selain menangkap Syamsul Arifin, polisi juga meringkus Rahmad Zaini (35), Warga Kabupaten Jember dan Mustofa ( 46) warga Kelurahan Kemayoran. Keduanya, merupakan
penadah hasil pencurian di rumah dosen yang belokasi di Jalan KH Akhmad Marzuki, Kelurahan Pangeranan tersebut.

“Tersangka ini mencuri 4 unit handphone, 2 unit laptop, dan jam tangan. Kerugian materi ditaksir sebesar Rp 20 juta,” jelas Kasubag Humas Polres Bangkalan, AKP Bidaruddin, Jumat (30/3/2018).

Tersangka tergolong nekat dalam menjalankan aksinya. Dia memasuki rumah korban dengan cara menaiki atap menggunakan tangga sekitar pukul 02.00 dini hari. Selanjutnya, tersangka melewati jendela yang tidak terkunci ketika menggasak barang-barang berharga milik korban yang tersimpan di dalam kamar.

“Korban baru menyadari barang-barangnya hilang dicuri setelah bangun tidur. Kasus pencurian itu langsung dilaporkan kepada kami,” imbuhnya.

Kasus ini terungkap, berawal dari dua penadah yang mengubungi satu-satunya nomor di handphone yang dibeli dari tersangka. Rupanya, nomor yang dihubungi tersebut milik korban. Kemudian, korban membuat skenario penjebakan. Dua penadah itu diajak untuk bertemu.

“Saat bertemu dengan korban, dua penadah langsung ditangkap. Sebelumnya, korban sudah menghubungi polisi terlebih dahulu.Setelah itu, baru menangkap tersangka pencurian,” ujar Bidaruddin.

Mantan Kapolsek Konang itu menuturkan, pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti dalam pengungkapan kasus tersebut. Di antaranya, handphone merk IPhone 5S warna hitam, jam tangan merk Seiko, dasbook hanphone dan dasbook laptop.

“Tersangka dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Sedangkan dua penadah itu, dikenakan pasal 480 KUHP tentang pendahan barang curian,” tandasnya.(*)

Penulis: Riyan Mahesa

Esitor: Achmad

Email Autoresponder indonesia