Audensi MMD dengan Bupati Gagal

762 views
image

Mahasiswa urung beraudiensi karena tidak ditemui Bupati

Sampang,Maduracorner.com. Rencana audiensi para mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Membangun Desa (MMD) ke kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, gagal dilaksanakan. Pasalnya,  para mahasiswa yang  ingin bertemu langsung dengan  bupati Sampang Fannan Hasib itu namun yang bersangkutan tidak bisa menemui dan diwakilkan kepada Asisten II Syamsul Hidayat.

Rencana mereka ingin menanyakan terkait Perda larangan penambangan pasir liar disejumlah tempat, seperti di Kecamatan Camplong dan Kecamatan Ketapang yang marak dilakukan warga setempat.

“Saya sudah mengirimkan surat kepada bupati sejak sebulan lalu, tapi kenapa tidak bisa menemui kami. Karena yang mempunyai kebijakan khan bupati” Keluh Kordinator MMD, Usman dengan nada kecewa kepada Aisisten II Syamsul Hidayat, Senin (02/02/2015)

Usman mengungkapkan, dirinya pernah mengadakan audiensi dengan Badan Lingkungan Hidup (BLH) namun tidak ada pernyataan yang memuaskan, sebab Kepala BLH mengaku kewenangan ada di bupati.

Akibatkan tidak adanya kejelasan Perda tersebut, aksi penambangan liar semakin marak hingga mengakibatkan kerusakan lingkungan, penebangan pohon mangrov serta rusaknya ekosistem laut hingga menyebabkan terjadinya abrasi di sekitar bibir pantai.

Menanggapi keluhan tersebut, Asisten II menyatakan akan menjadwal ulang pertemuan bupati dengan para mahasiswa. “Bupati masih sibuk, jadi nanti kalau ada waktu kosong pertemuan bisa dilakukan lagi,” pungkasnya.

Penulis.  : S Umar Al Farouq
Editor     : Sohib

Email Autoresponder indonesia