Awal Musim Hujan, Penyakit Diare Mulai Menyerang Warga

773 views

Dalam 2 Minggu 56 Balita Terserang Diare     | Oleh  : A.Shohib

: salah satu pasien Diare saat menjalani rawat inap di RSUD Syamrabu Bangkalan-foto : A.Shohib/MC.com

: salah satu pasien Diare saat menjalani rawat inap di RSUD Syamrabu Bangkalan-foto : A.Shohib/MC.com

Maduracorner.com,Bangkalan– memasuki musim hujan, penyakit Diare mulai mengancam warga Bangkalan, sejak musim hujan pertama sudah 56 orang terserang penyakit Diare dan harus menjalani rawat ini di RSUD Syamrabu Bangkalan. Dan terserang penyakit Diare ini rata-rata bayi dibawah lima tahun (balita). “Memang sejak awal bulan Nopember sudah 56  Balita pasien diare yang sudah menjalani rawat inap disini,”  terang Kepala ruangan Irna E RSUD Bangkalan, Halimatus Sakdiyah, Selasa (19/11).

Namun kata Halimatus Sakdiyah, para penderita  Diare biasaya sudah sembuh dan diperbolehkan pulang setelah opname selama 3 hingga 5 hari. “Rata-rata mereka menjalani rawat inap antara 3 hingga 5 hari, dan mereka sudah boleh pulang,” jelasnya.

Lebih lanjut Halimatus Sakdiyah menjelaskan, saat ini pasien Diare yang dirawat di ruang Irna E masih tersisa 8 orang pasien Balita. “Yang satu orang pasien sudah sembuh dan hari ini sudah boleh pulang,” katanya.

Sementara itu, plt kepala dinas Kesehatan Bangkalan, drg Yusro yang dikonfirmasi melalui sekretaris Dinkes Moh Zaini menjelaskan, munculnya penyakit Diare ini disebabkan karena saat ini musim buah-buahan. “selain hujan, karena sekarang musim buah-buahan,” kata Moh Zaini.

Oleh sebab itu kata Moh Zaini, untuk mengantisipasi agar penyakit Diare ini tidak menjadi kasus luar biasa (KLB), Ia meminta agar masyarakat tetap membudayakan hidup sehat dan menjaga kesehatan lingkungan.

Siti Jamilah   orang tua pasien  Mulyadi (4) warga desa Galis kecamatan Galis mengatakan, ankanya yang menderita Diare sudah berangsur-angsur sembuh setelah dua hari menjali rawat inap di RSUD Syamrabu Bangkalan. “Alhamdulillah kondisi anak saya mulai baik, awalnya suhu badannya panas dan mencret, tapi sekarang sudah mendingan,” kata Siti Jamilah. (min).

Email Autoresponder indonesia