Bagi-bagi Takjil dan Santuni Anak Yatim Jadi Cara GP Ansor Kwanyar Berjihad

PAC GP Ansor Kwanyar ketika membagikan 1000 paket takjil kepada masyarakat. (FOTO: Riyan Mahesa)

BANGKALAN, MADURACORNER.COM- Bagi-bagi takjil dan menyantuni anak yatim menjadi cara Pengurus Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, untuk berjihad. Tak perlu berangkat ke Jakarta untuk ikut aksi 22 Mei 2019 di KPU.

Bagi-bagi 1000 paket takjil tersebut, digelar di perempatan Jalan Raya Kwanyar, tepatnya di depan tanah wakaf MWC NU. Tak sampai satu jam, semua paket takjil untuk buka puasa yang disiapkan panitia ludes terbagi, bahkan tak bersisa.

“Takjil ini dari patungan pengurus dan sumbangan masyarakat,” kata Ketua PAC GP Ansor Kwanyar, Ra Umar Sirojul Islam, Selasa (21/5/2019).

Tak hanya sekadar membagikan takjil, mereka juga menyampaikan seruan dari PBNU kepada masyarakat, agar tak terpengaruh dengan ajakan-ajakan people power yang direncanakan kelompok yang tak menerima hasil Pemilu 2019.

“Terkait hasil Pilpres, sikap NU adalah menunggu pengumuman resmi dari KPU, jangan mudah terhasut oleh ajakan yang bisa mengancam kedaulatan negara,” imbuhnya.

Usai membagikan takjil PAC GP Ansor Kwanyar juga memberikan santunan kepada yatim piatu senilai Rp 1 juta. Tiap penerima mendapatkan 20 ribu perorang. Santunan ini, berasal dari bantuan Pengurus Cabang (PC) GP Ansor Bangkalan yang penyalurannya dipercayakan pada tiap PAC.

“Semua PAC yang mau bikin acara bagi-bagi takjil akan kami beri tugas untuk membagikan santunan senilai 1 juta perPAC,” kata Ketua GP Ansor Bangkalan, Ra Hasani bin Zuber yang berhasil lolos ke Senayan jadi anggota DPR RI lewat Partai Demokrat pada Pileg 2019 yang digelar April lalu. (*)

Penulis: Riyan Mahesa

Editor: Ahmad