Bakesbanngpol Tolak Masuknya LSM Dari Luar Kabupaten Sampang

image

Kepala Bakesbangpol, Rudi Setiadi

Sampang,Maduracorner.com -Maraknya Lembaga swadaya Masyarakat (LSM) dari luar Kabupaten Sampang yang masuk ke wilayah Sampang menjadi sorotan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sampang. Ada indikasi masuknya LSM dari luar Sampang tersebut hanya untuk mengobok-ngobok Sampang.

Kapala Bakesbangpol Kabupaten Sampang Rudi Setiadi menyatakan, menolak keberadaan LSM dari luar Sampang yang masuk ke Kabupaten Sampang. Menurutnya LSM dari luar Sampang telah menyalahi hukum dan etika, dimana setiap LSM yang memiliki wilayah kerja tingkat Kabupaten harus mempunyai kantor cabang setengah dari luas wilayah Kecamatan se-Kabupaten.

“Tentu kami menolak, secara etika pun sudah tidak benar sebab banyak LSM di Sampang ini yang kwalitasnya cukup diakui secara nasioanal. Kenapa meski harus ada LSM dari luar yang masuk ke Sampang. Makanya ini perlu dikoreksi dan dilihat eksistensinya LSM tersebut,” jelas Rudi Setiadi (02/02/2015).

Rudi menambahkan, untuk membentengi masuknya LSM dari luar Sampang, dalam waktu dekat pihaknya akan mengumpulkan seluruh LSM di Kabupaten Sampang dengan membentuk forum LSM, sebab menurutnya sebuah LSM mempunyai kekhususan dalam pemberdayaannya, seperti kesehatan, pendidikan atau perberdayaan ekonomi.

“LSM itu mempunyai kemampuan khusus membantu pemerintah didalam melemkapi kekurangan pemerintah, bermitra dengan pemerintah melalui kritik maupun saran masukan”, ungkapnya.

Dari data Bakesbangpol, ada puluhan LSM dari luar Sampang yang masuk ke Kabupaten Sampang, seperti LSM dari Pamekasan, Solo, Jogja dan Bangkalan. Biasanya mereka masuk ke Sampang langsung ke kantor Dinas.

Penulis  : S Umar Al Farouq
Editor    : Sohib

Email Autoresponder indonesia