Bangkalan kekurangan Guru Tingkat SD Dan SMP Berstatus PNS

758 views

Maduracorner.com, Bangkalan, Peringatan Hari Guru 2019 kurang mengindahkan. Pasalnya, tenaga pendidik atau guru kelas tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Bangkalan mengalami kekurangan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Bambang Budi Mustika. Menurutnya, jumlah guru yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Bangkalan sebanyak 3.200 orang.

Menurutnya, meski di Bangkalan ada pengangkatan guru PNS setiap tahunnya. Namun, hal itu di pastikan akan terus bertambah kurang seiring lebih banyaknya guru yang masuk masa pensiun.

“Jumlah kekurangan guru yang ber status PNS tersebut sudah berkurang dari sebelumnya setelah adanya pengangkatan guru Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K), meski sampai saat ini SK – nya belum turun karena masih menunggu regulasi penggajian,” ujarnya, Senin, (25/11/2019).

Pria asal Sampang tersebut menambahkan, kekurangan guru SD dan SMP hampir mencapai 50 persen dari kebutuhan yang ada. Ia memgatakan masing-masing sekolah harus menyiasati dengan melakukan rekrutmen Guru Tidak Tetap (GTT).

“Agar kegiatan belajar mengajar tetap berlangasung sebagai mana mestinya dan honor dari para GTT menjadi tanggung jawab sekolah masing-masing dengan di bayar menggunakan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah,” tambahnya.

Bambang juga menambahkan, pemerataan guru kelas antara di desa dan kota sudah tersebar dengan baik dan rata-rata setiap tahun guru yang masuk masa pensiun sebanyak 200 orang, sementara pengangkatan setiap tahunnya tidak sampai 200 orang.

“Kami berharap pemerintah pusat melakukan rekrutmen CPNS khusus untuk guru sesuai dengan kebutuhan di masing-masing daerah, sehingga kedepan tidak semakin krisis guru yang berstatus Pegawa Negeri Sipil (CPNS),” tandasnya (TKN).

Email Autoresponder indonesia