Bangkalan Kian ‘Sakit’, Garda Bangsa Desak Legislatif Gunakan Hak Angket

image

Aksi Garda Bangsa Saat Berdemo di Kantor DPRD Bangkalan

Bangkalan, maduracorner.com – Sejumlah massa dari Garda Bangsa dan Gema Saba, menggelar aksi damai di depan kantor DPRD Bangkalan, Senin (21/9/2016). Mereka mendesak anggota legislatif menggunakan hak angket terhadap Bupati Makmun Ibnu Fuad. Hal ini menurut mereka, karena kondisi pemerintahan di bawah kepemimpinannya semakin memburuk.

“Tuntutan ini berangkat dari kegelisahan terhadap kabupaten Bangkalan. Kondisinya semakin mengarah menjadi daerah dengan pemerintahan yang sakit,”terang Korlap Aksi, Nur Hadi Muhni kepada maduracorner.com.

Menurutnya, kinerja Makmun Ibnu Fuad beberapa waktu belakangan patut dipertanyakan. Yakni pemerintah bupati muda tersebut dinilai tidak responsive bahkan cenderung apatis terhadap kondisi yang terjadi di tengah masyarakat setempat.

“Kami menuntut DPRD segera menggunakan hak angket. Dan kami minta Fraksi PKB segera menggalang dukungan dari fraksi lain untuk menyatukan suara dalam proses hak angket dan hak interpelasi tersebut,”tegas Nur Hadi.

Penilaian negatif terhadap kinerja bupati tersebut menyusul minimnya kinerja pemerintahan. Yakni abai terhadap program-program strategis nasional dan menghambat proses pembangunan. Serta sektor pendidikan dengan memperumit proses pencairan anggaran dan bantuan pendidikan. “Ini sebagai bukti jika bupati telah menghambat pengembangan pendidikan dan madrasah di Bangkalan,”tandasnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi PKB Moh Jamhuri mengaku akan memfasilitasi tuntutan terkait penggunaan hak angket tersebut. Tentunya dengan menggalang dukungan dari fraksi lain di DPRD Bangkalan. “Karena ini aspirasi dari teman-teman Garda Bangsa dan Gemasaba, Maka kami akan bahas dan kaji,”ujarnya. (her/mad)

Penulis: Donny Heryanto
Editor: Mamad el Shaarawy

Email Autoresponder indonesia