Bantaran Sungai Dijadikan Perumahan, Diduga Salah Satu Penyebab Banjir Blega

 

tumpukan sampahh disungai Blega

tumpukan sampahh disungai Blega

Bangkalan,Maduracorner.com – Selain karena faktor sampah yang dibuang  sembarangan ke sungai di kota Kecamatan Blega, bantaran sungai yang berlokasi di Kampung Kauman RT 1 dan RT 3 Desa Blega Kecamatan Blega yang diuruk dan dibangun rumah juga merupakan salah satu indikasi terjadinya banjir rutin setiap tahunnya di Kecamatan kota Blega. Sebab semula lebar sungai itu mencapai 5 meter lebih, namun saat ini hanya tinggal 2 meter . hala itu  disebabkan bantaran  sungai diuruk untuk dipakai sebagai perumahan oleh beberapa warga yang kebetulan tinggal dekat sungai itu. “Disamping karena faktor pembuangan sampah sembarangan kedalam sungai. Penyerobotan lahan sungai yang di pakai perumahan oleh para warga yang tinggal dekat sungai juga salah satu penyebab terjadinya banjir di kecamatan kota Blega,” ujar salah satu warga Kampung Kauman, Imam Dailani, Senin, (15/12/2014).

Menurut Imam, jalan terbaik untuk mengurangi dampak banjir yang nyaris rutin terjadi setiap tahunnya itu. Adalah menormalisasi atau setidaknya mengembalikan lahan sungai yang telah diserobot penggunaannya untuk kepentingan perumahan peribadi. Apa lagi tanah dipinggir sungai itu masih tercatat sebagai lahan milik negara.  Pemkab.Bangkalan harus berani menertibkan beberapa warga yang telah menyerobot lahan sungai tersebut secara sepihak. Sehingga lahan sungai  kembali normal dengan lebar 5 meter. “Dengan demikian kerugian material setidaknya bisa minimalisir,” pungkas Imam.

Penuli : Aryan
Editor : Sohib

Email Autoresponder indonesia