Baru 8 Pengusaha Tambang Yang Ngurus Ijin

809 views

image

Bangkalan,Maduracorner.com- paska ditutupnya aktifitas pertambangan Galian meneral non logam dan batuan (dulu galian C )  para pengusaha pertambangan ramai-ramai mulai mkengurus perijinan ke kantor pelayanan Perijinan Terpada (KP2T) dengan rekomendasi dari dinar Pertambangan dan energi kabupaten Bangkalan.  “Sampai saat ini sudah ada 8 pengusaha pertambangan dari desa Parseh kecamatan Socah yang telah mengurus rekomendasi untuk mengurus ijin pertambangan ke kantor perijinan,” Jelas Kabid Pertambangan dan Energi, Qorry Yuniastuti, Kamis (6/11)

Dijelaskan dia, untuk bisa melakukan aktifitas penambangan, para pengusaha pertambangan ini diwajibkan mempunyai surat  ijin usaha pertambangan ekplorasi dan surat ijin usaha pertambangan  produksi.  “Mereka harus memiliki  dua-duanya ijin itu, mungkin ijin Ekplorasi dulu baru ijin  produksi, karena kita juga. Menghitung peta wilyalah yang akan mereka tambang,” jelasnya.

Sementara itu kepala kantor Pelayanan Perijinan Terpadu kabupaten Bangkalan, Rizal Moris mengatakan, bahwa pengusaha pertambangan yang telah melengkapi berkasnya baru 2 orang pengusaha. “Yang lengkap permohonannya dan masih di proses 2 pengusaha atas nama Munayak Desa  Gigir kecamatan Blega  dan Fauzan dari kecamatan Sepulu,” terang Rizzal Morris.

Dikatakan Rizal Morris, sedangkan pengusaha tambang lainnya masih dalam proses melengkapi berkas. “jumlah persyaratan yang harus dilengkapi itu adalah,  ijin prinsip, ijin lokasi H0-nya wilayah ijin usaha pertambangan ekpolrosi dan. Wilayah Ijin Usaha  Produksi,  dua-duanya perijinan itu kan  harus dillengkapi  SIUP dan TDP. Makanya kita jadikan Satu paket ijin prisip dan ijin lokasi. Kalau sudah lengkap kita proses didalamnya. Juga harus ada UKL-UPL-nya,” pungkas Rizal Morris.

Penulis : Anto
Editor : Sohib

Email Autoresponder indonesia