Baru Melahirkan Guru Sukwan Nekat Ikuti Tes PPPK di Sumenep

Ferawati Umamah (36) ketika mengikuti tes PPPK. (FOTO: Sai)

SUMENEP, MADURACORNER.COM-Mengharukan, kisah salah seorang guru Sukwan SDN Suka Jeruk 1 Pulau Masalembu, Kabupaten, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Ferawati Umamah (36). Sebab Meski baru satu hari melahirkan Sabtu 23 Februari 2019, hari ini tetap mengikuti tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K) yang bertempat di SMK 1 Patean Kecamatan Batuan, Minggu (24/02/2019). Sayangnya meski sudah berjuang, nilainya belum memenuhi passing grade yang ditetapkan dari hasil tes.

Sebelum mengikuti tes, Ferawati yang tengah hamil tua ini bersama anak kedua dan suaminya, telah menempuh perjalanan yang cukup panjang dan melelahkan. Sejak hari kamis (21/2/2019) lalu, guru honorer ini naik kapal dari Pulau Masalembu dan berlabuh di Surabaya. Lalu melanjutkan perjalanan ke Kabupaten sumenep. Dan pada hari Sabtu (23/2/2019), anak ketiganya lahir di Puskesmas di Batuan.

Hari ini, Minggu (24/02/2019) dengan kondisi tubuh masih lemah Fera tetap mengikuti tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K) dengan menaiki mobil ambulance yang disediakan oleh pihak panitia. Saat di tempat tes, guru honorer kepulauan ini ditempatkan di ruang kesehatan tes, sebelum di papah menuju ruangan khusus yang telah disiapkan untuk melakukan tes PPPK. Di ruang tes, ia di dampingi oleh pengawas dan tenaga medis.

“Menurut prediksi, anak ketiga yang berjenis kelamin perempuan ini akan lahir pada akhir bulan maret mendatang. Namun ternyata lahir satu hari sebelum mengikuti tes PPPK,” ujar Suaminya, Fitriyadi, Minggu (24/02/2019).

Menuutnya, meskipun kondisinya masih lemah, istrinya tersebut tidak ingin menggugurkan kesempatannya untuk mengikuti tes PPPK tersebut. meskipun baru satu hari usai melahirkan, ia tetap bersikukuh untuk mengikuti tes ,” Bagi guru honorer, tes PPPK adalah kesempatan yang baik,”paparnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Sumenep, Titik Suryati mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Bauan untuk menyiapkan mobil ambulans transportasi membawa guru sukwan yang melahirkan tersebut ke lokasi tes.

“Selain itu, kami menyiapkan pula ruangan khusus untuk yang bersangkutan, yakni ruang UKS sekolah, sebab ruang ujian yang disiapkan bagi peserta, berada di lantai dua, dan tidak bisa dijangka,/ karena kondisinya masih lemah,”terangnya

Hanya saja meski sudah berjuang melawan jarak temph yang jauh dan melelahkan serta harus melahirkan anak ketiganya, namun hasil tes PPPK belum memenuhi harapan Ferawati Umamah , sebab hasil tesnya tidak memenuhi passing grade yang ditentukan. (*)

Penulis: Sai

Editor: Ahmad