Bawaslu RI : Money Politic di Bangkalan Merupakan Kasus Pertama di Indonesia

BANGKALAN, MADURACORNER.COM- Kasus dugaan money politic yang menyeret nama calon Bupati Bangkalan, Farid Alfauzi yang dilaporkan empat kepala desa (Kades) beberapa waktu lalu, menjadi perhatian serius Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI.

Bahkan, Bawaslu RI menyebut dugaan praktik politik uang dengan barang bukti Rp 40 juta itu, merupakan kasus pertama yang terjadi dalam sejarah pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Indonesia.

“Barang bukti hingga Rp 40 juta itu adalah kasus pertama kali yang terjadi di Indonesia,” terang Ketua Bawaslu RI, Abhan, saat mengunjungu kantor Panwaslu Bangkalan, Selasa (20/2/2018) malam.

Menurutnya, kasus tersebut harus diselesaikan dengan melibatkan semua pihak. Sehingga, laporan dugaan money politic ini segera teratasi. Bawaslu RI siap memback up penuh dalam menangani kasus itu.

“Kami akan mengawal kasus ini hingga ada kejelasan terbukti atau tidak laporan dugaan praktik politik uang tersebut,” tandasnya. (*)

Penulis : Riyan Mahesa

Editor : Achmad

Email Autoresponder indonesia