Beda Dukungan Saat Pileg, Anak Polisi Bacok Tetangga

776 views
image

Korban pembacokan

Pamekasan, Maduracorner.com – Perbedaan dukungan dalam pemilihan legislatif memang sudah biasa. Namun yang dilakukan oleh Dwi Nur Cahyo (31), warga  Jalan Stadion Gang IX RT 9 Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu Pamekasan sudah kelewatan.

Karena sakit hati, Dwi yang merupakan anak anggota polisi tega membacok tetangganya sendiri, Ahmad Sugiyanto (31) sekitar pukul 09.30 WIB, Selasa (11/11/14). Karena menderita luka parah korban pun dilarikan ke RSUD dr. Slamet Martodirjo Pamekasan.

Menurut pengakuan korban, sebelum kejadian dirinya bertemu pelaku di tengah jalan. Saat itu pelaku masih mengantar pulang anaknya. Namun tiba-tiba pelaku datang membawa celurit dan langsung membacok korban.

“Waktu berpapasan, dia minta saya tunggu di TKP. Ternyata pelaku membawa celurit dari rumahnya dan lengsung membacok saya,” katanya.

Menurut Sugiyanto, sebelumnya dirinya dan pelaku tidak punya masalah apa-apa. Hanya saja dalam Pileg 2014 lalu, dirinya dan pelaku berbeda dukungan. Kemungkinan besar pelaku tidak terima dengan hasil pilpres lalu.

Sementara itu, dr. Azhar selaku Dokter Spesialis Bedah mengatakan lorban mengalami luka di rongga dada dengan lebar kurang lebih 5 centimeter dan dalam sekiat 10 centimeter sehingga harus dilakukan operasi. 

“Namun karena kami tidak memiliki alat bantu pernafasan pasca operasi, korban harus dilarikan ke RSD. Dr. Soetomo Surabaya,” katanya.

Sementara hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. Namun menurut segelintir informasi yang didapat di Mapolres Pamekasan, pelaku sudah ditangkap, namun masih dirawat di klinik karena mengalami luka di tangan.

Penulis : Fatahillah Kamali.                       Editor : Gebril Altsaqib

Email Autoresponder indonesia