Bengkel di Bangkalan Dilarang Melayani Pemasangan Knalpot Brong

Anggota Satlantas Polres Bangkalan memberikan imbauan terkait larangan melayani pemasangan knalpot brong. (FOTO: Riyan Mahesa)

BANGKALAN, MADURACORNER.COM- Menjelang perayaan malam tahun baru 2019, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bangkalan, Madura, Jawa Timur, melarang pemilik bengkel motor untuk melayani pemasangan knalpot modifikasi maupun knalpot brong.

Polisi berselempang putih itu, memberikan sosialisasi dengan cara mendatangi sejumlah bengkel motor. Bahkan, pemilik bengkel juga diminta menandatangani surat pernyataan tidak menjual dan melayani pemasangan knalpot luar pabrikan itu.

“Memberi imbuan kepada pemilik bengkel agar tidak melayani pemasangan knalpot brong bagian dari Operasi Lilin 2018 dan pengamanan Tahun Baru 2019,” ucap Kasatlantas Polres Bangkalan, AKP Danu Anindhito Kuncoro Putro, Jumat (28/12/2018).

Menurutnya, pasal 285 ayat 1 Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan, memang melarang pengunaan knalpot brong. Disamping itu, knalpot brong juga dapat memicu konflik sosial akibat suara bising yang ditimbulkan.

“Kami juga akan menggelar razia knalpot brong. Kalau kami menemukan langsung disita dan diberi sanksi tilang,” tegas Danu.

Dia menjelaskan, bagi kendaraan yang terjaring razia karena menggunakan knalpot brong, wajib menjalani sidang setelah tahun baru. Sedangkan syarat mengambil kendaraan yang disita, harus menunjukkan surat bukti sidang dan mengganti knalpot sesuai standar pabrikan di Polres Bangkalan.

“Kami tidak akan memberikan toleransi bagi kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi, termasuk menggunakan ban kecil,” tandas Danu di Polres Bangkalan. (*)

Penulis: Riyan Mahesa

Editor: Ahmad