Bertamu Ke Mitra Kukar, PMU Harus Fight

682 views

 

 

M Rofik, pengamat bola. foto : agus/mc.com

M Rofik, pengamat bola. foto : agus/mc.com

Misi Berat PMU Ke Tenggarong | oleh : agus

Maduracorner.com, Bangkalan – Persepam Madura United (PMU) kembali akan berlaga, Sabtu (22/6), di Bumi Borneo melawan Mitra Kukar. Adalah misi berat buat laskar Sapeh Kerap menyusul lawan yang dihadapi punya catatan menanjak yang membuatnya kokoh bercokol di posisi 6 klasemen. Sedangkan PMU, masih berkutat di papan tengah setelah nyaris tergerus di zona degradasi.

Namun bagi M Rofik, pengamat bola asal Bangkalan tidak demikian. Menurutnya, meski laga tandang yang dilakoni PMU ke tenggarong, kandang Mitra Kukar itu adalah misi berat. Namun laskar sapeh kerap punya motivasi yang cukup kuat untuk tidak menyerah. Kemenangan saat bentrok meladeni PSPS pekan kemarin tentunya menjadi motivasi tersendiri bagi PMU. “Kata kunci untuk pertandingan besok adalah tampil ‘fight’,” ulas Rofik.

Memang, masih menurut mantan pengacara dan aktivis partai politik itu, duet Zaenal Arif dan Alain N’ Kong di depan belum padu dan sering salah pengertian. Pun demikian dengan lemahnya second line untuk menyongsong bola rebound dari pertahanan lawan.

Namun itu bisa disiasati dengan determinasi melalui winger, baik Busari, Michael Orah maupun Isaack Djober.

“Untuk memecah pertahanan Mitra Kukar, mereka bisa melakukannya dengan siasat coming from behind menyambut umpan silang-diagonal ataupun langsung menusuk ke kotak enam belas,” sarannya.

Tapi perlu diingat, imbuh Rofik, Zainal Arif jangan menjadi target man, lebih safe apabila  Zainal Arif sedikit di tarik kebelakang untuk memberikan keleluasaan posisi bagi Busari atau NKong yang masuk dengan gerakan tanpa bola ataupun umpan pendek satu-dua.

Sedangkan Linkers, lanjut Rofiq, perlu di simpan dan di mainkan di level menit 60. Bisa senbagai pengganti Zainal yang memang karena usia tidak bisa maksimal utk 2×45 menit, sehingga alur pressure tetap konstan.

“Hal yang perlu diperhatikan Ali Khadafi jangan sampai terpancing untuk selalu naik menopang serangan. Karena Esteban dan Jajang Mulyana bisa leluasa menerobos pertahanan Persepam MU. Apalagi di depan publiknya sendiri, mereka tentu akan bermain dengan determinasi yang tinggi. Oleh karenanya  jangan sampai PMU melakukan kesalahan konyol yang berbuah kartu atau tendangan bebas oleh lawan (Mitra Kukar),” kritiknya.

Dia kemudian menyimpulkan, kunci untuk meraih poin ada di tangan coach Daniel Roekito dalam menentukan starting eleven dan pola formasi dinamis. Termasuk menentukan playmaker dan eksekutor bola bola mati.

“Tentunya masyarakat Madura berdoa penuh harap agar dapat meraih poin di kandang Mitra Kukar. Dan kans untuk itu terbuka, apalagi ditayangkan secara live sehingga faktor non teknis tuan rumah bisa di-minimalisir kadarnya. Selamat Berjuang laskar sapeh kerap dan Bravo buat Abang Daniel Roekito,” salam Rofik seraya memprediksi hasil laga bakal imbang 2-2.(gus/krs)

Email Autoresponder indonesia