Biaya Kostum Karnaval Dibebankan pada Peserta

996 views

Pamekasan, Maduracorner.com – Adanya pungutan dalam keikutsertaaan siswa SMAN 2 Pamekasan dalam karnaval Agustusan dikeluhkan oleh wali siswa. Pasalnya untuk ikut serta menjadi peserta karnaval dipungut biaya yang cukup besar. Bahkan untuk menjadi maskot harus membayar 3 juta persiswa.

Informasi dihimpun Maduracorner.com, semula peserta karnaval di SMAN 2 Pamekasan sebanyak 400 orang. Namun tiba-tiba dipangkas menjadi 50 orang. Padahal diantara 350 siswa yang dicoret itu sudah membayar uang kostum dan tata rias hingga menghabiskan Rp. 700 ribu.

Menyikapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan, Yusuf Suhartono melalui Kabid Dikmen M. Tarsun mengaku Sudah berulang kali mendapat laporan seperti itu. Namun yang dia ketahui hanyalah biaya tata rias dan kostum yang dibebankan kepada siswa.

“Tapi yang layak itu kan ada subsidi dari sekolah, tidak ada pungutan seperti itu. Tapi saya akan telusuri dulu ke sekolah-sekolah,” kata Tarsun, Minggu (24/06/14).

Menurut Tarsun, keikutsertaan sekolah dalam even Agustusan sebenarnya tidak lah wajib. Disdik hanya menghimbau agar sekolah ikut berpartisipasi. Dan seharusnya biaya karnaval ditanggung sepenuhnya oleh sekolah.

“Tapi itu kebijakan sekolah mensubsidi atau tidak, karena biaya kegiatan karnaval itu diluar anggaran. Yang terpenting jangan memberatkan siswa,” imbuhnya

Penulis : Fatahillah Kamali
Editor : Syaiful Islam

Email Autoresponder indonesia