Bisnis Esek-Esek Nekat Beroperasi Di Sampang

2941 views
image

Ilustrasi

Sampang, maduracorner.com – Keberadaan tempat Prostitusi di Desa Tadden Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang, membuat Wakil Bupati Sampang Fadhilah Budiono geram.

Pasalnya, Dirinya tidak menyangka Kabupaten Sampang yang dikenal sebagai Kota Santri dan agamis disusupi oleh oknum warga dengan mendirikan tempat mesum.

Saat dikonfirmasi, Dirinya mengaku sudah menghubungi Kepala Satpol PP (Kasatpol PP) Kabupaten Sampang untuk segera bertindak.

“Ini saya telpon Pak Hamdani (Kasatpol PP) segera bertindak. Ternyata sudah pernah ditertibkan oleh Satpol PP tapi beroperasi kembali,” ujarnya, Rabu (09/09/2015).

Fadhilah melanjutkan, apabila setelah ditertibkan berulang-ulang keberadaan tempat mesum tersebut masih ‘mokong’ beroperasi, maka pihaknya menyerahkan kepada masyarakat untuk bertindak.

“Kalau kondisinya seperti itu sikat saja, Satpol PP sudah bertindak tapi masih tetap (beroperasi) kita serahkan saja kepada masyarakat mau diapakan saja boleh,” tegasnya.

Dari informasi yang dirangkum dari berbagai sumber, keberadaan tempat prostitusi tersebut diduga imbas dari ditutupnya lokalisasi Dolly di Surabaya.

Awalnya, tempat prostitusi yang dekat dengan jalan utama Madura, penghubung Sampang-Pamekasan ini hanya menyediakan 2 kamar, namun kini bertambah pesat hingga berdiri 7 kamar. Dengan tarif booking PSK Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu untuk sewa kamar. (far/yung)

Penulis : S Umar Al Farouq
Editor : Buyung Pambudi

Email Autoresponder indonesia