BPBD Sampang Kekurangan Armada Mobil Tangki

957 views
image

Kepala BPBD Sampang Anang Joenaidi (kiri) bersama Wabup Sampang Fadhilah Budiono

Sampang, maduracorner.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang kekurangan armada mobil tangki sebagai sarana droping air bersih. Mobil-mobil tersebut perlu untuk menyalurkan air bersih gratis ke wilayah-wilayah yang mengalami kekeringan dan membutuhkan bantuan air.

Kepala BPBD Sampang Anang Joenaidi mengatakan, BPBD Sampang hanya memiliki 6 mobil tangki, namun yang dioperasikan hanya 4 mobil tangki.

“4 mobil tangki kita kerahkan, yang 2 mobil standby untuk cadangan bila ada kebakaran. Selama droping air, kita bekerjasama (pinjam red.) dengan PDAM sebanyak 3 mobil tangki dan 5 mobil tangki milik swasta (warga red.),” ujar Anang, Kamis (13/08/2015).

Menanggapi kondisi tersebut, Wakil Bupati Sampang Fadhilah Budiono menyatakan, akan mengusulkan agar anggaran dana penanggulangan bencana lebih besar dari sebelumnya.

“Di Sampang ini setiap tahun selalu menghadapi dua masalah yang sama, yakni banjir dan kekeringan. Ke depan, penyusunan anggaran (bencana) harus lebih diperbesar,” ujar Fadhilah.

Sementara itu, tercatat dari 14 Kecamatan di Kabupaten Sampang, 12 Kecamatan mengalami kekeringan. Diantaranya Kecamatan Sampang kota, Sreseh, Kedungdung, Jrengik, Robetal, Ketapang, Sokobenah, Pengarengan, Karang Penang, Banyuates, Torjun dan Tambalangan. Sedangkan Kecamatan Omben dan Camplong masih aman dari bencana kekeringan.

Dampak kemarau paling parah terdapat di Kecamatan Sreseh, dari data BPBD Sampang ada 10 desa di Kecamatan Sreseh yang mengalami kekeringan parah. Untuk itu, BPBD Sampang mendroping 2 mobil tangki dalam setiap pendistribusian. (far/yung)

Penulis : S Umar Al Farouq
Editor : Buyung Pambudi

Email Autoresponder indonesia