Buntut kapal perang Malaysia masuk Ambalat, TNI bentuk tim siber

Buntut kapal perang Malaysia masuk Ambalat, TNI bentuk tim siber

Apel pengamanan Konferensi Asia Afrika. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Bangkalan, Maduracorner.com – Hubungan antara Indonesia dan Malaysia kembali memanas. Pemicunya, kapal perang milik Malaysia tiba-tiba memasuki wilayah perairan Ambalat tanpa izin.

Panglima TNI Jenderal Moledoko menyatakan, untuk mengakhiri ketegangan di wilayah Ambalat antara Indonesia dan Malaysia, pihaknya berencana membentuk tim. Tim tersebut disebut dengan Divisi Siber yang bermarkas di Badan Intelijen Strategis atau BAIS.

“Kita sedang membentuk Divisi Siber. organisasi yang kita susun ini nantinya diketuai oleh anggota TNI berpangkat bintang satu, Dia mengepalai khusus dibidang siber yang bermarkas di BAIS,” kata Moeldoko di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (18/6).

Dia berpesan masyarakat harus membedakan mana kepentingan bangsa dan bukan, serta jangan mudah terprovokasi.

“Hanya yang saya pesankan jagan selalu mengatakan ini perang siber. Jangan semaunya bicara saiber, luas banget pengertiannya. Maksud saya harus dibatasi. Pada level mana ini mengutamakan kepentingan nasional, pada level mana kepentingan lingkungan strategi, dan pada level mana taktis,” tegasnya.

“Nah, ini harus dibedakan jangan semaunya memikirkan itu, nanti bingung semua. Ini sekarang kita susun nanti ada kompartemenisasi (penyekatan wilayah),” jelasnya.

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengaku sudah ada kesepakatan antara Panglima Angkatan Bersenjata Malaysia untuk tidak lagi mengerahkan prajurit di wilayah Ambalat, itu akan diselesaikan secara diplomatik.

“Saya sering berkomunikasi dengan Panglima Diraja Malaysia, untuk bersepakat soal Ambalat, tidak perlu lagi kita turunkan pasukan bersenjata,” kata dia.

[rnd]
Sumber : Merdeka.com
By : Jiddan
Email Autoresponder indonesia