Bupati Bangkalan ; 4 Raperda Inisiatif Jangan Sampai Tumpang Tindih

Maduracorner.com, Bangkalan, Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron menyampaikan jawaban atas 4 Raperda Inisiatif dari sejumlah Komisi pada saat rapat paripurna di DPRD Bangkalan, Selasa (18/2) kemarin.

Ra Latif meminta DPRD Kabupaten Bangkalan harus berhati-hati merumuskan 4 Raperda inisiatif yang akan dibahas.

Ia menegaskan jangan sampai Raperda itu nanti tumpang tindih dengan perda yang sudah ada. Sementara saat ini, Pemerintah Pusat telah mengajukan rancangan Undang-Undang Omnibus Law yang telah diserahkan ke DPR RI.

Rincian 4 Raperda Inisiatif usulan sejumlah Komisi Dewan itu meliputi pertama perubahan perda nomor 1 tahun 2015 terkait pemilihan kepala desa yang diusulkan oleh Komisi A DPRD Bangkalan.

Kedua Perda terkait pemberdayaan petani yang menjadi usulan Komisi B, ketiga Perda pengelolaan sungai yang diusulkan Komisi C, dan Perda sistem penyelenggaraan perlindungan anak yang diusulkan oleh Komisi D.

“Kehati-hatian dalam pembahasan raperda inisiatif DPRD Bangkalan harus betul-betul diperhatikan. Kita tekankan jangan sampai raperda inisiatif ini bertentangan dengan Undang-Undang yang ada di pusat,” ungkapnya.

Ra Latif berharap 4 raperda itu secepatnya dirumuskan supaya cepat diselesaikan, terutama perubahan raperda nomor 1 tahun 2015 tentang pemilihan kepala desa.

“Karena di tahun 2021 Bangkalan akan melaksanakan pemilihan kepala desa serentak. Sesuai pandangan para fraksi-fraksi agar pemilihan kepala desa nantinya tidak berdampak pada timbulnya persoal hukum, karena masih ada pasal-pasal yang multi tafsir,” pungkasnya. (tkn).

Email Autoresponder indonesia