Bupati Bangkalan Launching KIA, Ini Manfaatnya

957 views

Bupati Bangkalan, R. Abdul Latif Amin Imron, melakukan launching Kartu Identitas Anak (KIA) sebagai salah satu Program Nasional di Kabupaten Bangkalan, di Gedung Rato Ebuh Bangkalan, Jumat (07/08/2020).

Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron mengatakan, beberapa kelebihan KIA yaitu, menjadi tanda pengenal anak untuk mengurus sejumlah dokumen, yang selama ini masih menggunakan dokumen orang tua.

“Seperti pembuatan administrasi keimigrasian, ataupun mendapatkan pelayanan kesehatan,” ujarnya.

KIA akan lebih dirasakan manfaatnya oleh anak manakala dalam situasi emergensi, seperti hilang atau terkena musibah.

“Akan mudah mengetahui keberadaannya, karena dalam KIA akan tercantum jelas alamat rumah dan detail informasi lain seputar anak tersebut,”ucapnya.

Ra Latif berharap, agar masyarakat dapat segera mendaftarkan anak ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk segera di buatkan KIA. “Semoga dengan diluncurkan Kartu Identitas Anak ini akan dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Bangkalan,”imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kabupaten Bangkalan, Zakariya mengatakan, proses pembuatan KIA sudah dimulai seiring dengan keluarnya Permendagri yang mewajibkan semua anak memiliki identitas diri.

Manfaat KIA sangat besar, lanjut Zakariya, untuk memenuhi hak anak, bisa digunakan sebagai persyaratan pendaftaran sekolah, kesehatan serta berbagai keperluan lain yang membutuhkan bukti diri.

“KIA ini juga dapat digunakan untuk sejumlah keperluan administrasi, seperti mendaftar sekolah hingga pengurusan kesehatan dan KIA merupakan identitas bagi anak yang berdomisili di kabupaten Bangkalan,” ucap Zakariya.

Ia berharap, untuk masyarakat Bangkalan agar lebih banyak lagi yang mengurus adminduk anak dibawah umur. Hingga saat ini sekitar 268.000 anak dibawah umur yang sudah tercatat di Kabupaten Bangkalan.

“Sementara saat ini yang sudah kami cetak sekitar 5000 KIA, mudah-mudahan setalah launching ini masyarakat membludak untuk mendaftarkannya,”ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kabid Administrasi Kependudukan Irisuud menuturkan, pihaknya telah membangun komunikasi dengan Dinas Pendidikan. Untuk memastikan validnya data KIA. Menurutnya, data yang akan diambil yakni mulai dari jenjang pendidikan anak usia dini atau Taman kanak-kanak (TK).

“Jadi, nantinya tidak ada perubahan data lagi ketika sudah meminta data yang dibawah, kalau kita ambil dari bawah seperti TK dulu, maka, tidak ada kemungkinan untuk merubah data lagi, karena ini sangat mempermudah untuk pendataan dan data ini sudah akan valid karena sudah sesuai persyaratannya dari bawah.

Ia juga menambahkan, adapun persyaratannya untuk mendaftarkan pembuatan KIA, cukup orang tua anak membawa foto copy akta kelahiran, foto copy Kartu Keluarga (KK), foto copy KTP-el orang tua dan pas foto berwarna ukuran 2×3 sebanyak 2 lembar.

“KIA ini untuk anak umur 0-17 tahun. Kalau umur 0-5 tahun nanti kartunya tanpa foto. Sedangkan umur 5 sampai 17 tahun kurang 1 hari menggunakan foto,”pungkasnya. (Ris).

Email Autoresponder indonesia