Bupati Pamekasan Tolak Kenaikan Harga Rokok

2105 views


Bupati Pamekasan


Pamekasan, Maduracorner.com – Bupati Pamekasan, Ahmad Syafii menolak rencana kenaikan harga rokok hingga Rp. 50 ribu perbungkus sebagaimana tengah menjadi sorotan publik.Sebab kenaikan harga rokok tersebut dapat merugikan masyarakat Pamekasan yang mayoritas petani tembakau. Sebab akan menekan produksi tembakau di Indonesia.

Menurut Syafii, bagaimanapun petani tembakau harus dilindungi karena tembakau sudah menjadi mata pencaharian masyarakat sehingga dirinya kukuh menolak wacana kenaikan rokok.

”Rokok ini basisnya tembakau rakyat, petani kita yang dirugikan. Padahal petani harus dilindungi,” ungkap Syafii saat ditemui wartawan, Rabu (24/8/2016).

Bahkan Syafii menganggap wacana kenaikan harga rokok terlalu dibesar-besarkan. Padahal minuman keras (miras) yang justru lebih meembahayakan luput dari perhatian.

”Yang membuat saya bertanya-tanya kenapa kalau miras tidak heboh seperti ini, kalau rokok dibuat heboh,” imbuh Syafii.

Menurut Syafii dirinya akan berkonsultasi dengan anggota DPRD setempat apakah perlu memberikan surat pernyataan resmi kepada pemerintah pusat atau tidak.

”Tetapi selaku pribadi dan sebagai bupati, kami dengan rencana kenaikan harga rokok tidak setuju,” tegasnya.(*)
Reporter : Fatahillah Kamali

Editor : Altsaqib

Email Autoresponder indonesia