Bupati Sampang Ancam Usir Perusahaan yang Tidak Menjalankan Program CSR

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi. (FOTO: Istimewa)

SAMPANG, MADURACORNER.COM- Bupati Sampang H. Slamet Junaidi mengancam memberikan sanksi tegas berupa pengusiran bagi perusahaan yang tidak menjalankan program tanggungjawab sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) dengan baik.

“Kita bisa menggunakan kebijakan daerah, saya usir nanti dari Sampang kalau ngotot tidak kooperatif,” tegas H. Slamet Junaidi, dikutip dari Mediamadura.com, Jumat (15/3/2019).

Mantan anggota DPR RI ini mengaku sudah memanggil dan melakukan rapat evaluasi bersama 11 perusahaan di Kabupaten Sampang. Termasuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN),

“Tanggung jawab sosial perusahaan diatur dalam pasal 74 serta 15 huruf b Undang-Undang Perseroan Terbatas Nomor 40 tahun 2007 juga Peraturan Pemerintah 47 tahun 2012,” ucapnya.

Di Sampang, lanjut Slamet, ada dua perusahaan yang sudah dua tahun terakhir tidak bisa mencairkan dana CSR. Sebut saja, Pertamina dan Bank BCA. Alasannya, dana CSR tidak dicairkan karena mengikuti kebijakan dari pemerintah pusat.

“Perusahaan harus kooperatif dan saling bekerjasama untuk membangun Kabupaten Sampang melalui dana non APBD, apalagi dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) atau CSR ini harus dimanfaatkan serta dirasakan oleh masyarakat,” tandasnya. (*)

Penulis: Riyan Mahesa

Editor: Ahmad