Cabdin Bangkalan Sayangkan Komite Sekolah SMA 1 Tarik Sumbangan

Maduracorner.com, Bangkalan, Kepala Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan
wilayah Bangkalan, Sunarto, menanggapi perihal Komite Sekolah SMA 1 Bangkalan melakukan penarikan sumbangan kepada wali murid.

Menurutnya, di Bangkalan ini tidak ada sekolah Negeri yang melakukan penarikan sumbangan kecuali di SMA 1.

Menurut Sunarto, surat edaran (SE) dari Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menyatakan, dana biaya penunjang operasional penyelenggaraan pendidikan (KBPOPP) yang merupakan dana program pendidikan gratis berkualitas (TisTas) dan larangan sekolah melakukan penarikan sumbangan kepada wali murid.

Tapi apabila ada sekolah yang melakukan penarikan sumbangan, pihaknya mengira bukan dari inisiatif dari sekolah akan tetapi bisa jadi itu inisiatif dari Komite Sekolah.

“Walaupun tak dipungkiri bahwa pendidikan itu tidak hanya peran sekolah namun juga ada peran masyarakat dan element terkait. ya mungkin karna faktor itu di SMA 1 meminta sumbangan kepada wali murid,” katanya saat ditemui dikantornya, Rabu, (15/1/2020).

Walaupun dirinya mengaku menyanyangkan atas penarikan sumbangan itu. Ia mengatakan Gubernur Jawa Timur melarang sekolah meminta atau menarik sumbangan kepada wali murid karna sudah ada program TisTas dari pemerintah.

“Sekolah tidak boleh atau dilarang melakukan penarikan sumbangan apapun kepada wali murid apabila sumbangan itu masih mengikat. Karna sudah ada ketentuan dan larangan dari pemerintah. Begitu juga peran Komite sekolah dalam peraturan Kemendikbud nomer 75 tahun 2016 tentang tugas komite sekolah,” ujarnya.

Sunarto juga menjelaskan cabang dinas Bangkalan sudah mengeluarkan surat edaran kepada sekolah-sekolah negeri yang ada di Bangkalan sesuai intruksi Gubernur.

Dirinya juga mengatakan apabila penarikan sumbangan yang dilakukan komite sekolah atas dasar persetujuan wali murid bukan ranah Cabdin.

“Akan tetapi apabila Sekolah yang melakukan penarikan sumbangan, kami akan tegur dan akan menindak lanjuti,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, kebijakan Komite melakukan penarikan sumbangan ini agar mutu sekolah tidak merosot. Karna kurangnya pendanaan karna mungkin adanya dana tidak mencukupi dengan adanya program dan kegiatan di sekolah.

“Jadi mereka memberanikan diri manarik sumbangan. Tapi kami juga tidak tahu penarikan sumbangan itu mau dikelola untuk apa kami tidak tahu. Makanya nanti kami akan panggil kepala sekolah SMA 1 biar dijabarkan kepada kami polanya itu bagaimana,” pungkasnya.(tkn).

Email Autoresponder indonesia