Caleg PKS Lapor Gakkumdu Bangkalan, Ini Penyebabnya

358 views

Caleg PKS Musawwir (kopiah hitam) saat laporan ke Gakkumdu Bangkalan. (FOTO: Riyan Mahesa)

BANGKALAN, MADURACORNER.COM– Calon anggota legislatif (caleg) dari PKS Musawwir, melaporkan penurunan dan penghilangan paksa tiga Alat Peraga Kampanye (APK) miliknya ke sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Senin (14/1/2019).

“APK yang diturunkan paksa dan dihilangkan itu, dua di Dusun Pandan, dan satu di Dusun Kebun, Desa Kendaban, Kecamatan Tanah Merah,” kata Musawwir.

Caleg daerah pemilihan (Dapil) 6 ini, menyesalkan penurunan paksa yang diduga dilakukan oknum kepala dusun dan petugas keamanan Desa Kendaban tersebut. Apalagi, poster berukurukan 1,5 meter x 2 meter itu dipasang sendiri oleh pemilik lahan.

“Saya sudah berupaya menyelesaikan dengan cara kekeluargaan. Tapi sampai saat ini tidak ada kejelasan, makanya dilaporkan ke Gakkumdu,” tegasnya.

Musawwir menyampaikan, penurunan paksa APK tersebut terjadi pada Kamis, 10 Januari 2019 sekitar pukul 19.00 WIB, dan Jumat, 11 Januari 2019, pukul 08.00 WIB. Sekalipun kasus ini dilaporkan ke Gakkumdu, dia mengaku tetap akan menunggu itikad baik dari yang bersangkutan untuk menyelesaikan secara kekeluargaan.

“Kapanpun, dan dimanapun saya siap menyelesaikan secara kekeluargaan, tapi dengan catatan APK saya dipasang kembali sesuai dengan mekanisme saat negosiasi awal,” terangnya.

Sementara itu, Kordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Bangkalan Moh Masyhuri menjelaskan, Gakkumdu memiliki waktu dua hari untuk mengkaji laporan dari PKS terkait indikasi pidana pemilu tersebut.

“Jika laporan ini mengarah ke pidana pemilu, kami akan kordinasi dengan kepolisian, dan kejaksaan. Besok putusannya baru bisa diketahui,” ucapnya saat ditemui di sentra Gakkumdu Bangkalan. (*)

Penulis: Riyan Mahesa

Editor: Ahmad