Camat Kokop Tidak Ikut Campur Dalam Pemberian Bantuan Dana Kompensasi Kenaikan BBM

Bangkalan,Maduracorner.com– Camat Kokop bersama anggota Muspika Kokop  tidak ikut campur  dalam  pembagian dana bantuan kompensasi kenaikan BBM yang diberikan kepada warga Desa Mandung Kecamatan Kokop yang telah mempolisikan oknum aparat desa yang telah melakukan pemotongan terhadap dana bantuan sebesar Rp 100 ribu. “Saya  dan anggota Muspika Kokop tidak pernah ikut cawe-cawe soal pungli penerima bantuan dana  kompensasi BBM sebesar Rp.100 ribu. Sebagaimana laporan puluhan warga Desa Mandung ke SPK Polres Bangkalan kemarin,” ujar Camat Kokop, Syamsul Arifin, (4/12/2014).

Menurut mantan Camat Labang ini, dia dan anggota Muspika Kokop lainnya hanya sebatas sebagai pendamping dan memberi bantuan pengamanan. Sama sekali tidak punya kewenangan dalam pembagian dana kompensasi bantuan BBM sebesar Rp.400 ribu tersebut.

Meskipun begitu, lanjut Camat Kokop ini, berdasarkan pengalaman dari bantuan yang pernah diterima oleh  masyarakat sebelumnya. Pemotongan Rp.100 ribu itu bukan pungli namanya tapi atas kesepakatan antara warga penerima bantuan dengan kades setempat. Uang Rp.100 ribu secara ihlas diberikan kepada warga yang pantas menerima karena tidak kebagian bantuan kompensasi kenaikan BBM dan tidak terdaftar sebagai penerima Sudah dibicarakan sebelumnya dan sama sekali tidak ada unsur paksaan antara kades setempat dengan penerima bantuan dna kompensasi kenaikan BBM. Juga telah sepakat dan ihlas diberikan kepada warga lainnya.

“Uang Rp.100 ribu itu, oleh kades setempat langsung diberikan kepada warga lainnya didepan warga penerima konvensasi kenaikan BBM,” pungkas mantan Camat Labang tersebut.

Penulis : Aryan
Editor   : Sohib

Email Autoresponder indonesia