Cara membedakan batu Bacan asli dengan yang Palsu atau Imitasi

Cara membedakan batu bacan asli dengan yang palsu atau imitasi
Bangkalan, Maduracorner.com – Sedikit mengulas kembali bahwa batu bacan termasuk kedalam kelompok batu permata asli Indonesia tepatnya berasal dari Pulau Bacan yang berada dalam propinsi Maluku Utara Indonesia.
Ada beberapa jenis batu bacan yang beredar di pasaran dan pada umumnya terbagi menjadi 3 jenis yang pertama jenis batu bacan doko yang mempunyai ciri khas pada warna hijau, disebut doko karena memang berasal dari sebuah daerah di Maluku Utara yang bernama Doko. Jenis batu bacan yang kedua yaitu batu bacan palamea dengan warna khas yaitu biru, seperti namanya maka batu ini juga berasal dari daerah yang bernama Palamea. Dan jenis batu bacan yang ketiga disebut batu bacan obi yang memiliki karakteristik warna merah.
Batu bacan memiliki harga yang beragam dari yang hanya berharga ratusan ribu sampai yang berharga jutaan tergantung dari ukuran, warna dan tentunya proses perubahan yang telah terjadi pada batu bacan tersebut. Dan sudah menjadi hukum pasar apabila permintaan meningkat maka hargapun secara otomatis akan naik, begitu halnya dengan batu bacan ini karena banyak yang memburunya maka keberadaannya sudah semakin langka sehingga banyak orang yang mencoba membuat batu bacan palsu atau imitasi.
Bagi orang yang belum kenal betul karakteristik batu bacan pasti akan sangat mudah terkecoh dengan batu bacan palsu karena bentuk, warna serta coraknya nyaris mirip dengan yang asli. Untuk itu kita perlu mengetahui apa saja ciri khas dari batu bacan asli dan bagaimana proses pengujiannya hingga kita yakin bahwa batu yang akan dibeli adalah yang asli.
Ada beberapa metode atau cara untuk menguji sebuah batu bacan diantaranya adalah :
  1. Dengan membakar permukaan pada batu bacan asli biasanya akan tampak seperti minyak di permukaan batu yang dibakar dan apabila dibersihkan minyak tersebut akan hilang sehingga batu kembali bersih seperti sebelum dibakar. Sedangkan apabila batu bacan tersebut palsu atau imitasi maka bekas bakaran akan tampak kusam dan bila dibersihkan tidak akan kembali bersih seperti semula namun masih meninggalkan bekas.
  2. Dengan menimbangnya maka akan diketahui bahwa batu bacan asli dengan ukuran yang sama bila ditimbang akan lebih berat dibanding batu bacan palsu.
  3. Dengan menggunakan cahaya batu bacan asli bila diberi cahaya atau disenter maka akan berbeda warnanya disamping itu akan terlihat serat yang biasanya tidak terdapat pada batu bacan palsu.
  4. Dengan menggoreskan ke kaca batu bacan asli akan meninggalkan goresan pada permukaan kaca sedangkan yang palsu biasanya tidak meninggalkan goresan di kaca.
  5. Dengan memperhatikan perubahan warna sebuah batu bacan asli akan berproses sejalan dengan waktu dari warna hitam berubah hijau dengan bintik hitam dan selanjutnya bintik tersebut hilang sehingga menjadi hijau bening. Setelah bening batu bacan akan menjadi seperti ada air dan seterusnya hingga menjadi batu yang sangat indah dan berharga mahal.
Demikianlah tips mengenai Cara membedakan batu bacan asli dengan yang palsu atau imitasi semoga bisa menjadi referensi bagi anda yang ingin membeli batu bacan.
Sumber : InfoNews
By           : Jiddan

 

Email Autoresponder indonesia