Cerita Lucu Dibalik Laga Ujicoba Perseba Kontra Terengganu FA

Pemain Perseba (merah) Mengawal Salah Satu Pemain Asing Terengganu FA, Hagi Bari-Foto: Mamad/MC.com

Pemain Perseba (merah) Mengawal Salah Satu Pemain Asing Terengganu FA, Hagi Bari-Foto: Mamad/MC.com

Pemain Perseba Pun Kaget Lawan Tim Malaysia | Oleh Mamad el Shaarawy

Maduracorner.com, Bangkalan – Banyak yang tidak menyangka bahwa lawan ujicoba Perseba Bangkalan senin sore tadi (23/12) adalah Terengganu FA, klub Liga Super Malaysia. Karena jadwal semula yang beredar di media adalah Perseba kontra Persijap Jepara. Apalagi kedua tim memang berbeda level. Perseba sebagai tim muda yang dipersiapkan untuk 8 besar Divisi III Nasional, sementara Terengganu FA yang menurunkan tim utamanya merupakan klub dari level teratas di kompetisi Sepakbola Malaysia.
 
Di sela-sela jeda babak I, pelatih Perseba Hanafing menceritakan tentang hal tersebut. Ia mengatakan, dirinya juga tidak menyangka bahwa yang bakal dihadapi adalah klub luar. Karena setahu dia, Perseba akan menghadapi Persijap. “Saya saja baru tahu senin siang tadi kok”,ujar Hanafing kepada maduracorner.com.

Eks pelatih PSIM Jogjakarta ini menceritakan, awalnya dia berkomunikasi dengan pelatih Persijap Jepara Raja Isa untuk menggelar ujicoba bersama. Arsitek klub berjuluk Laskar Kalinyamat itu pun menyanggupi. Namun ternyata, bukan Persijap yang dibawa ke Madura tapi Terengganu FA.

“Jadi saat dia menyanggupi tawaran ujicoba dari kami, saya pikir dengan klub yang dia asuh yakni Persijap”,kata Hanafing.

Ia melanjutkan, kemungkinan Raja Isa yang juga warga Malaysia tersebut dimintai tolong pihak managemen Terengganu FA untuk mencarikan lawan tanding. Hal ini dilakukan setelah ujicoba mereka kontra Persepam Madura United dibatalkan karena tidak memperoleh ijin tanding dari pihak kepolisian.

Bagaimana setelah tahu bahwa lawan Perseba adalah Terengganu? “Ya saya oke oke saja. Tidak mungkin ditolak kan? Apalagi mereka tidak meminta match fee. Jadi ini murni kemauan mereka”,ucap Hanafing. “Laga ini bukan berlabel International Friendly Match resmi. Karena kalau disebut begitu, maka butuh ijin resmi juga dari PSSI dan kepolisian”,tambahnya sambil tersenyum.

Eks pelatih PSM Makassar ini menegaskan, dirinya merasa bersyukur bisa memperoleh lawan tanding cukup bagus bagi anak asuhnya yang terdiri atas pemain muda. “Ini menjadi pengalaman bagus buat pemain-pemain muda kami”,tutur Hanafing.

Bukan cuma Hanafing yang kaget dengan lawan tanding mereka. Assisten Manager Perseba Aminullah, juga mengatakan hal serupa. Termasuk para pemain Perseba pun baru tahu lawan mereka Terengganu FA setelah mereka sampai di stadion menjelang pertandingan.

“Kaget juga sih, mas. Karena pemberitahuan dan info awalnya ya lawan Persijap Jepara. Eh tahunya lawan klub Malaysia. Tapi rekan-rekan malah seneng dan tambah semangat”,terang M Aisyi Pradana, pemain Perseba saat ditemui maduracorner.com usai laga. (mad)
Email Autoresponder indonesia